Hari Raya Nyepi, Okupansi Hotel di Lombok 80 Persen

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hotel Tugu Lombok Dinobatkan sebagai Resort Terbaik di Asia - Penghargaan Choice Readers ' Cond Nast Traveler 2018

    Hotel Tugu Lombok Dinobatkan sebagai Resort Terbaik di Asia - Penghargaan Choice Readers ' Cond Nast Traveler 2018

    TEMPO.CO, Jakarta – Wisatawan yang berlibur di Pulau Bali mulai beralih ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, saat Hari Raya Nyepi. Peningkatan laju wisatawan ke Lombok dari Pulau Dewata tersebut ditandai dengan meningkatnya okupansi hotel-hotel pada hari ini, Kamis, 7 Maret 2019.

    BACA: Hari Raya Nyepi, Pelabuhan di Bali Tutup hingga Jumat Pagi

    “Okupansi hotel di tempat-tempat tertentu di Lombok bisa mencapai 70-80 persen. Ada peningkatan dibanding hari biasa,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Lalu M Faozal saat dihubungi Tempo pada Kamis, 7 Maret 2019. 

    Hotel-hotel di kawasan wisata trio Gili, seperti Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno, tercatat memiliki tingkat keterisian paling tinggi. Menurut Faozal, kawasan trio Gili tersebut masih menjadi destinasi wisata favorit turis, utamanya turis asing. 

    Selain trio Gili, tujuan wisata favorit pelancong ialah Kota Mataram dan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. KEK Mandalika belakangan ini menjadi salah satu destinasi populer Lombok pasca-diendorse Presiden Joko Widodo. 

    Meski pilihan destinasi bertambah, dari sisi angka kunjungan, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, tren pergerakan wisatawan cenderung menurun. Hal ini berlaku baik untuk wisatawan asing atau wisman maupun wisatawan domestik, “Dibanding tahun lalu, head to head, ada penurunan,” ucapnya.

    BACA: Menjelang Hari Raya Nyepi, Konsumsi BBM Naik 7 Persen di Bali

    Faozal mengatakan penurunan ini terjadi karena sejumlah faktor. Salah satu yang paling mempengaruhi adalah naiknya harga tiket pesawat. Menurut pantauan Tempo di beberapa aplikasi online travel agent atau OTA, harga tiket pesawat menuju Lombok dari Bali rata-rata mencapai Rp 600 ribu untuk harga terendah. Harga itu meningkat dua kali lipat ketimbang rute yang sama untuk periode penerbangan tahun lalu. 

    Sedangkan dari Jakarta, harga tiket menuju Lombok ditaksir di atas Rp 1 juta. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, harga rute Jakarta – Lombok berkisar Rp 500 – 600 ribu untuk harga termurah.

    Baca berita tentang Nyepi lainnya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).