Ulang Tahun, Kementerian BUMN Jual Paket Pangan Rp 10.000

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (kiri) dan Staf Khusus Kementerian BUMN Sahala Lumban Gaol (kanan) menjual paket sembako murah usai upacara HUT RI-73 di Dermaga Fasharkan TNI AL, Manokwari, Papua Barat, Jumat (17/8). Dalam rangka BUMN Hadir untuk Negeri, Bank Mandiri bersama PT Perusahaan Pengelola Aset menggelar pasar murah 500 paket sembako dengan harga Rp25.000,- dari harga awal Rp104.000,- per paket. Kegiatan juga dimeriahkan dengan pesta rakyat dan penyaluran bantuan sosial perbaikan fasilitas kesehatan dan sekolah.

    Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (kiri) dan Staf Khusus Kementerian BUMN Sahala Lumban Gaol (kanan) menjual paket sembako murah usai upacara HUT RI-73 di Dermaga Fasharkan TNI AL, Manokwari, Papua Barat, Jumat (17/8). Dalam rangka BUMN Hadir untuk Negeri, Bank Mandiri bersama PT Perusahaan Pengelola Aset menggelar pasar murah 500 paket sembako dengan harga Rp25.000,- dari harga awal Rp104.000,- per paket. Kegiatan juga dimeriahkan dengan pesta rakyat dan penyaluran bantuan sosial perbaikan fasilitas kesehatan dan sekolah.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN mengelar kegiatan sosial dan pada Maret hingga April 2019. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyambut Hari Ulang Tahun atau HUT ke-21 Kementerian BUMN yang jatuh pada 13 April 2019.

    BACA: Rini Soemarno Hentikan Oegroseno dari Komisaris Independen PLN

    Kepala Biro Umum dan Humas Kementerian BUMN Wahyu Wibowo mengatakan salah satu kegiatan yang digelar berupa penyediaan paket pangan murah. Paket pangan murah ini akan dijual senilai Rp 10.000 per paketnya kepada masyarakat.

    "Paket ini akan berisi komoditi kebutuhan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, garam dan sarden. Semuanya merupakan produk-produk yang diproduksi oleh BUMN," kata Wahyu saat menggelar konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin 4 Maret 2019.

    BACA: Menteri Rini Targetkan BUMN Cetak Laba Rp 200 Triliun di 2019

    Adapun dalam penjelasannya, dalam rangkaian ulang tahun ini Kementerian mengambil tem “One Nation One Vision One Family to Excellence”. Tema ini dipilih memiliki karena BUMN senantiasa memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya untuk negeri dan menjadi agent of development serta terus mendorong untuk menjadi pemain dunia.

    Selain itu, kegiatan rangkaian ulang tahun ini telah dimulai pada 3 Maret 2019 dengan peluncuran softlaunching aplikasi LinkAja. Kemudian, pada 9-23 Maret 2019 akan diikuti dengan pelaksanaan program cash for work (Padat Karya Tunai) untuk 1 juta man-hours, BUMN Goes to Campus di 18-30 Maret 2019, jalan sehat di 5 kota pada tanggal 1-13 April 2019. 

    Wahyu menjelaskan, untuk komoditi beras nanti akan disiapkan oleh Perum Bulog. Untuk komoditas sarden disediakan oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, untuk gula dan minyak goreng bakal disiapkan oleh PT Rajawali Nusantara Indonesia. Sedangkan untuk garam bakal disediakan oleh PT Garam.

    Kemudian, Kementerian juga mengadakan promo berupa paket murah biosolar bagi nelayan dengan harga Rp 12.500 per paket. Adapum dalam setiap paket akan berisi 5 liter biosolar dari PT Pertamina. Tak hanya itu, bakal mengelar promo ritel dan online di ribuan merchant.

    Wahyu berharap momentum ulang tahun ini bisa menjadi titik bagi seluru perusahaan negara untuk terus berkembang. Sehingga bisa  menjadi pemain kelas dunia sekaligus menjadi agen pembangunan di tanah air.

    “Kami ingin selalu hadir bagi masyarakat, baik melalui pengembangan skala bisnis maupun aktivitas sosial yang bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Wahyu.

    Baca berita tentang BUMN lainnya di Tempo.co.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.