Menhub Bakal Tindak Maskapai yang Pasang Tarif Tiket Lewati Batas

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri Indo trans Expo di Jakarta Convention  Center, Jakarta. 17 September 2018. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri Indo trans Expo di Jakarta Convention Center, Jakarta. 17 September 2018. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    TEMPO.CO, Banten - Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan sampai sekarang tidak ada penerbangan yang melampaui tarif batas atas. Menurut Budi, jika ada maskapai yang melebihi tarif batas atas, Kemenhub akan menindaknya.

    Baca juga: Menhub Ingatkan Lulusan STPI Curug Soal Industri 4.0

    "Mau nanti mudik atau pun sekarang tidak ada," kata Budi Karya di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Banten, Ahad, 3 Maret 2019.

    Menurut pantauan Tempo harga tiket melalui tiket.com pada h-7 sebelum lebaran atau 29 Mei 2019 dari Jakarta menuju Surabaya berkisar antara Rp 1,33 juta hingga Rp 4,16 juta. Maskapai yang menawarkan harga di kisaran Rp 1,3 juta, yaitu Citilink, Lion Air, Batik Air. Untuk harga Rp 1,4 juta, yaitu maskapai Sriwijaya Air. Sedangkan Garuda Indonesia menawarkan harga dari Rp 1,6 juta sampai Rp 4,1 juta.

    Sedangkan tujuan Yogyakarta harga yang ditawarkan mulai dari Rp 980 ribu hingga Rp 5,1 juta. Harga Rp 980 ribu itu, hanya ditawarkan oleh satu maskapai, yaitu Citilink. Untuk harga di Rp 1 jutaan ditawarkan oleh maskapai Lion Air, Citilink, Nam Air, Sriwijaya Air, Batik Air, Wings Air, Garuda Indonesia dan Garuda Indonesia. Untuk harga Rp 2 jutaan ditawarkan oleh maskapai Batik Air dan Lion Air. Sedangkan harga Rp 3 juta sampai Rp 5,1 juta hanya ditawarkan oleh maskapai Garuda.

    Adapun sebelumnya, tiket kereta api untuk mudik keberangkatan sepekan atau H-7 Lebaran ke sejumlah rute favorit terpantau sudah ludes habis terbeli. Hal tersebut didapat dari pantauan Tempo lewat aplikasi KAI Access yang mencoba memesan tiket kereta ke sejumlah kota besar di Jawa, seperti Yogyakarta, Surabaya dan Solo.

    Berdasarkan pantauan Tempo, tiket kereta untuk tujuan Yogyakarta baik keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen sudah Ludes dibeli. Tiket yang habis ludes dibeli penumpang terjadi baik tiket kereta kelas ekonomi maupun kelas bisnis.

    Selain itu, tiket kereta dari Jakarta menuju Surabaya juga cenderung sudah habis atau hanya menyisakan tak lebih dari lima (5) tiket atau kursi. Misalnya, seperti pemberangkatan dari Jakarta lewat Stasiun Gambir menuju Stasiun Pasarturi Surabaya masih menyisakan tiga kursi saat dipesan pada 2 Maret untuk tanggal 31 Mei 2019 pada pukul 15.00 WIB.

    Sedangkan untuk tujuan Surabaya pada Hari Kamis 30 Mei 2019 sudah habis dipesan. Adapun pada Rabu 29 Mei 2019, masih menyisakan tiga tiket untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Pasarturi, Surabaya.

    Pada Senin 25 Februari 2019 lalu, PT Kereta Api Indonesia atau KAI telah mengumumkan bahwa tiket untuk angkutan lebaran sudah bisa dibeli. Pembelian tiket sudah bisa dilakukan melalui berbagai channel penjualan tiket yang bekerja sama dengan KAI.

    Baca berita Menhub lainnya di Tempo.co

    DIAS PRASONGKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.