Jalan Perimeter Utara Baru Bandara Soetta Diresmikan Hari Ini

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta yang akan segera direlokasi karena pembangunan Runway ketiga. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Suasana Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta yang akan segera direlokasi karena pembangunan Runway ketiga. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hata mengumumkan Jalan Perimeter Utara akan diresmikan hari ini, Jumat, 1 Maret 2019. Namun, akses jalur ini dari arah Teluknaga Kabupaten Tangerang dan Selapajang, Kota Tangerang menuju ke Bandara Soekarno-Hatta atau Bandara Soetta ataupun sebaliknya belum sepenuhnya dibuka 24 Jam.

    Baca: Jalan ke Bandara Soekarno-Hatta Rusak, Akses Baru Dibuka Maret

    Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soetta, Febri Toga Simatupang menjelaskan, Jalan Perimeter Utara baru dioperasikan 12 jam per hari. "Perimeter Utara baru dibuka mulai besok mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB," kata Febri dalam keterangan tertulis, Kamis malam, 28 Februari 2019.

    Di luar jam operasional itu, kata Febri, penggendara dapat melalui Jalan Perimeter Utara existing (lama) yang masih dibuka 24 jam. "Kami masih membuka Jalan Perimeter Utara yang lama di luar jam operasional Jalan Perimeter Utara yang baru," ujarnya.

    Febri mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat melintasi ruas jalan Perimeter Utara baru tersebut. Ia pun meminta masyarakat memperhatikan rambu-rambu yang ada di sepanjang jalan tersebut.

    Sebelumnya, pengalihan Jalan Perimeter Utara lama ke Perimeter Utara baru dilakukan karena adanya dampak dari pembangunan landasan pacu (runway) ketiga Bandara Soekarno-Hatta.

    Baca: Jalan Perimeter Utara Bandara Soetta yang Rusak Mulai Diperbaiki

    Febri memastikan, jika proses relokasi jalan di kawasan Bandara Soetta itu telah mempertimbangkan berbagai aspek. “Sudah siap hanya tinggal perlu di sempurnakan saja,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.