Traveloka Resmi Ekspansi Pasar ke Australia

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fitur Flight Status Traveloka untuk memantau status penerbangan. Kredit: Traveloka

    Fitur Flight Status Traveloka untuk memantau status penerbangan. Kredit: Traveloka

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan penyedia layanan tiket dan akomodasi, Traveloka, kemarin secara resmi berekspansi ke Australia. Dengan ekspansi itu, pengguna di Australia bisa mengakses Traveloka lewat website maupun aplikasi dan menggunakan lima fitur yang tersedia yakni pemesanan tiket pesawat, hotel, paket tiket pesawat dan hotel, transportasi bandara, serta aktivitas dan rekreasi.

    Baca: Tiket Hilang di Traveloka, AirAsia Cium Persaingan Tak Sehat

    Yady Guitana, Head of Global Partnership Traveloka mengatakan kali ini perusahaannya cukup antusias dapat kembali menambah negara baru di luar Asia Tenggara. Secara umum, Australia merupakan negara yang memiliki infrastruktur lebih baik dari sisi koneksi, pembayaran, dan adopsi internet.

    "Sehingga kami harap kehadiran kami di Australia dapat semakin memperkaya pengalaman hidup pengguna dengan mendapatkan beragam produk travel dan lifestyle dalam satu tempat," kata Yady melalui rilis, Rabu, 27 Februari 2019.

    Yady menjelaskan, sebagai mitra co-branding Wonderful Indonesia, perusahaan unicorn ini juga memiliki misi untuk mendukung pemerintah dalam menjaring 20 juta kunjungan wisata mancanegara ke Indonesia pada 2019. 

    Berdasarkan data Statista.com tahun 2018, Indonesia menempati posisi ke-2 setelah Selandia Baru untuk kunjungan wisatawan Australia. Pada tahun 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan Australia mencapai 1.301.200 kunjungan dan diharapkan dapat naik sebesar 15 persen menjadi 1,5 juta kunjungan pada tahun ini.

    Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran 1, Kementerian Pariwisata, Edy Wardoyo, mengatakan target pemerintah dalam menjaring 20 juta wisatawan mancanegara tidak akan bisa tercapai jika tidak bersinergi dengan pemain di industri. “Pasar Australia merupakan salah satu pasar pariwisata yang cukup menjanjikan, di mana kunjungan wisman dari Australia ke Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun," ujarnya.

    Baca: Traveloka Punya Fitur Baru, Beli Tiket Bayarnya Bisa Belakangan

    Keputusan Traveloka untuk membuka pasar Australia, menurut Edy, menjadi sangat penting untuk membantu mempermudah akses serta menjawab kebutuhan perjalanan pengguna yang beragam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.