Pemerintah Akan Bubarkan 34.417 Koperasi di Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran Gelar Produk Unggulan Jatim ini bertajuk

    Pameran Gelar Produk Unggulan Jatim ini bertajuk "Sukseskan Pasar Dalam Negeri, Kuatkan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi, Wujudkan Kedaulatan Ekonomi Jatim" di Plasa Kementerian Perindustrian, Jakarta, (20/11). Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah masih gencar melaksanakan program rehabilitasi koperasi. Sepanjang tahun ini, sebanyak 34.417 unit koperasi bakal dibubarkan.

    Simak: Mudahkan Iuran Peserta, BPJS Kesehatan Gandeng Koperasi

    Kepala Biro Perencanaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Ahmad Jabadi mengatakan, program rehabilitasi merupakan pendataan untuk mendapati jumlah koperasi yang aktif baik melakukan usaha maupun mengelola organisasinya.

    Dalam program rehabilitasi 2017 dan 2018, Kemenkop UKM telah membubarkan 40.013 unit koperasi dengan jumlah total koperasi per akhir tahun lalu mencapai 138.140 unit.

    "Tahun ini kami juga tengah melanjutkan program rehabilitasi tersebut. Ada sekitar 34.417 unit koperasi yang kemungkinan juga ikut [dibubarkan] seperti koperasi lainnya," ujarnya, Rabu 27 Februari 2019.

    Dia menuturkan, koperasi yang dibubarkan tersebut merupakan koperasi yang tidak aktif menjalankan usaha dan tidak menyelenggarakan rapat anggota tahunan (RAT).

    "Sejauh ini kami membubarkan koperasi tersebut juga belum terima komplain. Jadi, pembubaran ini juga tidak pernah menimbulkan polemik. Artinya mereka memang koperasi zombi, aktif ketika ada program bantuan saja," ucapnya.

    Meski demikian, Ahmad mengatakan pemerintah akan tetap memberikan beberapa toleransi kepada koperasi-koperasi yang memiliki itikad baik dalam melanjutkan usahanya.

    Pasalnya koperasi merupakan salah satu bentuk UMKM rakyat kelas bawah yang membutuhkan pembinaan.

    "RAT harusnya 1 tahun sekali. Namun, jika mereka masih melakukannya 2 tahun sekali atau aktivitas usahanya masih berjalan meski tidak terlalu bagus, kami akan berikan toleransi. Ini usaha rakyat, kami tidak mau sekedar mematikannya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.