Viral, Sopir Grab Usir Penumpang karena Beda Pilihan Capres

Logo Grab. Wikipedia

TEMPO.CO, Jakarta - Postingan pengaduan pengguna taksi online Grab Car kemarin hingga kini mendadak viral di media sosial. Konsumen itu mengeluhkan tindakan yang tak profesional dari sopir taksi bernama Anjar Mujiono yang memaksa penumpang turun dari mobil karena berbeda pilihan calon presiden dalam pilpres mendatang. 

Baca: Ketemu Luhut, Bos Grab Ingin Tingkatkan Investasi di Indonesia

Salah satu postingan pengaduan itu disampaikan oleh Jeng Rini melalui akun Twitter @Widyarenee. "Ini pengalaman teman dengan transportasi online. Buat pendukung 01, tlng jangan ditiru yaa. Dukung mendukunglah di Pilpres ini dngn kewarasan n akal sehat," ujarnya, Senin kemarin, 25 Februari 2019.

Jeng Rini kemudian mengunggah dua buah screenshoot yang berisi keluhan pengguna taksi online dan foto profil sopir taksi online yang dimaksud. Di screenshoot pertama, diceritakan pengalaman buruk seorang alumni FSUI, Eva.

Cuitan netizen penumpang Grab yang memprotes pengemudinya. Twitter.com

Hingga kini, postingan Jeng Rini sudah dikomentari oleh 77 orang dan disukai oleh 242 netizen. Postingan itu juga di-retweet hingga 249 kali.

Eva mengaku diusir oleh sopir dari GrabCar yang dikendarai karena diketahui sebagai pendukung calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Eva semula mempertanyakan kenapa sopir memperlambat laju kendaraan lalu mendesak sopir untuk lewat jalan agar bisa lebih cepat sampai tujuan.

Namun sopir bernama Anjar Mujiono itu malah berkukuh memilih rute lain yang lebih jauh. Tak hanya itu, sopir juga menyerukan agar Eva keluar dari mobil karena tak sepaham dengan dirinya. 

"Kalau saya tahu Ibu orangnya 01 / dari tadi saya juga tidak jemput," ujar Anjar. Ketika Eva menyebut sikap sopir yang tak sopan itu, Anjar menjawab, "Silahkan ibu keluar. Keluar kata saya !"

Postingan Jeng Rini kemudian berkembang viral. Salah satu netizen @mulfridasirait kemudian membalas dengan sembari me-mention @GrabID yang isinya meminta agar sopir taksi itu diproses.

Ada juga @ronindrawan yang meminta agar manajemen Grab segera memutus hubungan kemitraan dengan sopir tersebut. "@GrabID tolong segera driver ini di putus mitra, kalau tidak kami akan suaran gelombang #uninstallgrab."

Menangganggapi hal itu, Grab menyebutkan bahwa pihaknya telah menonaktifkan mitra pengemudi tersebut. Tak hanya itu, Grab juga mengaku telah melakukan pelatihan ulang agar kejadian serupa tak lagi terulang di masa mendatang.

Baca: Luhut Pandjaitan: Grab dan SoftBank Siap Investasi Mobil Listrik

"Kami telah menonaktifkan mitra yang bersangkutan dari platform kami untuk melakukan klarifikasi lebih lanjut dan pelatihan ulang agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Kami juga memberi informasi terkini kepada penumpang," seperti dikutip dari jawaban manajemen Grab melalui akun Twitter @GrabID merespons pertanyaan @ronindrawan pada hari ini, Selasa, 26 Februari 2019.






Gagal Jadi Ketua LPM Kelurahan di Depok, Ada Calon Marah Minta Amplop Dikembalikan

33 menit lalu

Gagal Jadi Ketua LPM Kelurahan di Depok, Ada Calon Marah Minta Amplop Dikembalikan

Pemilihan LPM di Kota Depok untuk pertama kalinya dilaksanakan secara serentak di 63 Kelurahan pada 27 November 2022.


Relawan Ubah Deklarasi Moeldoko Lebih Sederhana, Prioritaskan Bantu Korban Gempa Cianjur

2 hari lalu

Relawan Ubah Deklarasi Moeldoko Lebih Sederhana, Prioritaskan Bantu Korban Gempa Cianjur

Relawan mengubah agenda deklarasi Moeldoko menjadi lebih sederhana dan berfokus pada aksi kemanusiaan korban gempa Cianjur


Gagal Atasi Endemi Rokok sehingga Perokok Anak Meningkat, Koalisi Sipil Beri Rapor Merah untuk Jokowi - Ma'ruf

3 hari lalu

Gagal Atasi Endemi Rokok sehingga Perokok Anak Meningkat, Koalisi Sipil Beri Rapor Merah untuk Jokowi - Ma'ruf

Menurut Ifdhal Kasim, kabinet Jokowi - Ma'ruf tidak hadir selama ini dalam menangani masalah epidemi rokok di Tanah Air.


Tabungan Nasabah BRI Raib Rp 10 Juta, Ini Sebab Bank Tak Menggantinya

3 hari lalu

Tabungan Nasabah BRI Raib Rp 10 Juta, Ini Sebab Bank Tak Menggantinya

Sekretaris Perusahaan BRI membeberkan ihwal viral kabar pembobolan dana nasabah di perusahaan pelat merah tersebut.


Faktor Psikologis Mengapa Orang Cenderung Mudah Marah dan Mudah Tersinggung

5 hari lalu

Faktor Psikologis Mengapa Orang Cenderung Mudah Marah dan Mudah Tersinggung

Faktor psikologis penyebab umum perasaan lekas marah dan mudah tersinggung antara lain ada trauma masa lalu, tekanan batin, kecemasan, dan autisme.


VIral Sopir Mikrotrans Maki Pengendara Lain, Transjakarta: Kita Berhentikan

6 hari lalu

VIral Sopir Mikrotrans Maki Pengendara Lain, Transjakarta: Kita Berhentikan

Dalam sebuah video viral terlihat sopir Mikrotrans PT Transjakarta mengeluarkan kata-kata kotor kepada pengendara mobil di Jalan Panjang.


Bolsonaro Gugat Kemenangan Lula dalam Pilpres Brasil

6 hari lalu

Bolsonaro Gugat Kemenangan Lula dalam Pilpres Brasil

air Bolsonaro menggugat kemenangan rivalnya, Luiz Inacio Lula da Silva, dalam pemilihan presiden Brasil bulan lalu.


Direktur Grab Indonesia Sebut Peluang Bisnis Digital di Indonesia Masih Terbuka Lebar

7 hari lalu

Direktur Grab Indonesia Sebut Peluang Bisnis Digital di Indonesia Masih Terbuka Lebar

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan bahwa kota-kota kecil memiliki potensi bisnis digital yang besar.


Viral Penusukan di Ruas Jalan Malioboro, Elemen Warga Desak Patroli Wisata Digencarkan

7 hari lalu

Viral Penusukan di Ruas Jalan Malioboro, Elemen Warga Desak Patroli Wisata Digencarkan

Kawasan Malioboro menjadi potret utama destinasi yang selalu jadi daftar teratas kunjungan wisatawan ke Yogyakarta.


Jubir Wapres Tepis Isu Jokowi - Ma'ruf Amin Renggang: Gorengan Itu Tak Benar

8 hari lalu

Jubir Wapres Tepis Isu Jokowi - Ma'ruf Amin Renggang: Gorengan Itu Tak Benar

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin akhirnya bersua kembali, setelah lebih dari sebulan tidak bertemu dan bertatap muka secara langsung.