Kemkominfo Targetkan 10 Ribu Pasar Masuk Gerakan UMKM Go Online

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas jual beli di pasar tradisional Pasar Paseban, Jakarta, 21 Oktober 2017.  Terdapat 35 pasar yang akan diselesaikan proses revitalisasinya hingga awal 2018. TEMPO/Subekti.

    Aktivitas jual beli di pasar tradisional Pasar Paseban, Jakarta, 21 Oktober 2017. Terdapat 35 pasar yang akan diselesaikan proses revitalisasinya hingga awal 2018. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika target tahun ini Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di 500 pasar seluruh Indonesia masuk dalam gerakan UMKM Go Online. 

    BACA: Kemkominfo Luncurkan UMKM Online di Pasar Tradisional

    "Target tahun ini 500 pasar," ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan saat ditemui di Pasar PTSP Tebet, Jakarta Selatan, Selasa 26 Februari 2019. Sedangkan secara keseluruhan target Kemkominfo, kata Samuel, adalah 10 ribu pasar. 

    Semuel mengatakan nantinya setiap pasar akan memiliki tipologi yang berbeda beda, berdasarkan daerah dan klarifikasi. Seperti, kata dia, pasar yang berdekatan dengan kota atau jauh dari kota memiliki klarifikasi yang berbeda. 

    Selain itu lanjut Semuel juga pasar nelayan dan sebagainya. "Dari 500 pasar ini datanya akan diolah untuk membuat tipologi dari pasar pasar tradisonal itu," ujarnya. 

    BACA: DKI Akan Lansir Gerakan Sabtu Belanja Produk UMKM, Caranya?

    Semuel menyebutkan dalam gerakan UMKM Go Online ini, Kemkominfo akan mendatangi pasar-pasar di seluruh Indonesia dengan membawa ekosistem digital, mulai dari market place seperti Bukalapak, Blanja. com, Indonesiamall. com Shopee, Lazada Blibli, termasuk juga layanan pembayaran virtual seperti Ovo, Go Pay dan Dana. 

    Semuel menyebutkan dengan membawa ekosistem digital ini, masyarakat pelaku UMKM di pasar pasar mampu memperluas jangkauan bisnis, dengan melakukan jual beli dengan online. Dalam gerakan ini, Kemenkominfo juga telah membentuk relawan bagi pelaku UMKM di pasar pasar tradisonal sebagai pendamping dalam membantu UMKM berbasis online. 

    Semuel mengatakan bahwa saat ini masih banyak pelaku UMKM yang menggunakan cara-cara konvensional dalam melakukan penjualan produk. Padahal kata dia, Indonesia merupakan pasar besar di Asia yang memiliki peluang besar untuk mendongkrak perekonomian masyarakat. 

    Semuel menambahkan jika gerakan UMKM Go Online tersebut tidak akan menghilangkan pasar tradisional. "Tujuannya ini untuk meningkatkan pelayanan masyarakat, dan menunjang ekonomi pelaku UMKM," ujarnya. 

    Menurut dia, UMKM menjadi salah satu tulang punggung negara untuk meningkatkan perekonomian nasional. Pemantapan sektor ekonomi digital akan memainkan peranan penting bagi Indonesia di era teknologi saat ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?