Di NTT, Sandiaga Janji Kembangkan Usaha Abon Ikan dengan OK OCE

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno hadir dalam acara geber Ok Oce di Denpasar, Ahad, 24 Februari 2019. Saat melakukan lawatan ke Bali mantan wakil Gubernur DKI Jakarta ini mendapatkan penolakan dari masyarakat adat. TEMPO/ Made Argawa

    Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno hadir dalam acara geber Ok Oce di Denpasar, Ahad, 24 Februari 2019. Saat melakukan lawatan ke Bali mantan wakil Gubernur DKI Jakarta ini mendapatkan penolakan dari masyarakat adat. TEMPO/ Made Argawa

    TEMPO.CO, Sikka - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berjanji menghadirkan "Program OK OCE" untuk mengembangkan usaha abon ikan yang dilakukan warga di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

    Simak: Sandiaga Tegaskan Bersama Prabowo Bakal Menumbuhkan Unicorn Baru

    "Usaha abon dari emak-emak ini akan diberdayakan dengan Program OK-OCE yang sudah kami jalankan saat masih di DKI Jakarta," katanya dalam acara pelatihan OK-OCE emak-emak dan pelaku UMKM binaan Rumah Aspirasi Pius Lustrilanang di Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Senin 25 Februari 2019.

    Hal ini disampaikannya saat seorang warga Sikka bernama Agnes meminta Sandiaga Uno untuk membantu usaha produksi abon ikan tuna yang digarapnya.

    "Kami berharap agar usaha kami dibantu. Produk ini pernah jadi juara dua nasional sebagai produk terbaik UMKM. Masalah kami bagaimana mengembangkan pemasaran agar abon ini bisa lebih banyak dikonsumsi," kata Agnes.

    Menanggapi itu, Sandiaga berjanji membawa Program OK OCE ke level nasional termasuk untuk pelaku usaha di kabupaten setempat.

    Menurutnya, program tersebut telah mampu menghadirkan lapangan pekerjaan baru dan mencetak pengusaha pemula baru.

    "Contoh konkretnya Program OK OCE di Jakarta. Timbul UMKM baru dan pengangguran DKI turun," klaimnya.

    Ia mengatakan, OK OCE adalah salah satu program yang mampu menurunkan pengangguran di DKI Jakarta sebanyak 20 ribu orang dan menciptakan sebanyak 66.550 UMKM baru.

    "Jadi Ibu Agnes, usaha ibu akan dibantu oleh OK OCE. Saya sengaja membawa Pak Victor Aritonang, Pengurus OK OCE nasional yang akan memberikan pelatihan, permodalan, perizinan hingga pemasaran, sehingga usaha seperti yang dimiliki Ibu Agnes akan lebih besar lagi," ujarnya.

    Dalam acara pelatihan OK-OCE di Sikka, Sandiaga mengatakan tidak ingin berbicara politik, namun lebih pada pemberdayaan ekonomi melalui OK OCE.

    "Menang atau kalah (pada Pilpres 2019) sudah tertulis. Tapi terpenting adalah meningkatkan gerak ekonomi masyarakat di Maumere" katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.