PLN Libatkan TNI Bangun Infrastruktur Ketenagalistrikan di NTB

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Listrik dan PLN. Getty Images

    Ilustrasi Listrik dan PLN. Getty Images

    TEMPO.CO, Mataram - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN melibatkan Komando Resor Militer (Korem) 162 Wira Bhakti untuk memberikan pendampingan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Nusa Tenggara Barat.

    Baca juga: Restrukturisasi Tentara, Ryamizard Pastikan Tak Ada Dwifungsi TNI

    "Nota kesepahaman (MoU) antara Korem 162 Wira Bhakti dengan PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara ini dengan ruang lingkup pendampingan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Propinsi Nusa Tenggara Barat," kata General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, Yuyun Mimbar Saputra, di Mataram, Senin, 25 Februari 2019.

    Penandatanganan MoU sudah dilakukan Komandan Korem 162 Wira Bhakti, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, dan General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, Yuyun Mimbar Saputra, di Kantor PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, pada 21 Februari 2019.

    Acara tersebut juga dihadiri para Komandan Distrik Militer (Dandim) di lingkungan Korem 162 Wira Bhakti dan para senior manager serta manager di lingkungan PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara.

    Yuyun berharap MoU tersebut mampu mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan demi kesejahteraan bersama. Pasalnya, kebutuhan listrik di NTB semakin meningkat setiap tahunnya.

    Komandan Korem 162 Wira Bhakti, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, juga menyambut baik kerja sama yang sudah ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara kedua belah pihak.

    "Kerja sama tersebut sebagai bentuk sinergi antar-BUMN, yaitu PLN Unit Induk Nusa Tenggara dengan TNI, dalam hal ini Korem 162 Wira Bhakti demi kepentingan umum," katanya.

    Proyek pembangkit listrik yang dibangun dan ditangani PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara adalah Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Lombok Peaker berkapasitas 150 mega watt (MW). Lokasinya di Kelurahan Tanjung Karang, Kota Mataram, NTB.

    Selain itu, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bima berkapasitas 50 MW. Lokasinya di di Dusun Bonto, Kecamatan Asakota, Kota Bima, NTB. Ada juga pembangunan PLTMG Sumbawa berkapasitas 50 MW di Desa Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa, NTB.

    Proyek pembangunan pembangkit listrik di NTB juga ada di Kabupaten Lombok Timur. PLN Unit Indup Pembangunan Nusa Tenggara membangun PLTU berkapasitas 2 x 25 MW di Desa Padakguar, Kecamatan Sambelia.

    PLN juga membangun tiga pembangkit listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni PLTMG Kupang Peaker berkapasitas 40 MW. Lokasinya di Dusun Panaf, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

    Selain itu, PLN membangun pembangkit listrik Mobile Power Plant (MPP) Flores berkapasitas 20 MW. Lokasinya di Dusun Rangko, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat. Ada juga proyek PLTMG Maumere berkapasitas 40 MW di Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka-Flores.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.