Jokowi: THR Diberikan Menjelang Lebaran Bukan Pilpres

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menyampaikan pidato saat membuka Pekan Purnabakti Indonesia (PPI) Tahun 2018 di Jakarta, Selasa, 25 September 2018. Presiden berjanji untuk melanjutkan kebijakannya memberikan gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pensiunan Pegawai Negeri Sipil, TNI, dan Polri pada 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi menyampaikan pidato saat membuka Pekan Purnabakti Indonesia (PPI) Tahun 2018 di Jakarta, Selasa, 25 September 2018. Presiden berjanji untuk melanjutkan kebijakannya memberikan gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pensiunan Pegawai Negeri Sipil, TNI, dan Polri pada 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan bahwa Tunjangan Hari Raya atau THR akan diberikan menjelang Hari Raya Idul Fitri dan bukan dipercepat sebelum pemilihan presiden (pilpres).

    BACA: Jokowi Janjikan Gaji Ke-13 dan THR Bagi Pensiunan pada 2019

    "Kalau namanya THR itu apa sih? Tunjangan Hari Raya ya biasanya mendekati hari raya. Tanyakan (waktunya) pada Kemenkeu," kata Presiden Joko Widodo di Gedung Laga Tangkas Cibinong, Jawa Barat pada Jumat.

    Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengkritik kebijakan pemberian yang menyebutkan bahwa pemerintah akan mencairkan THR 2019 dan gaji ke-13 untuk PNS sebelum Pilpres 2019 yaitu 17 April 2019, padahal Hari Raya Idul Fitri masih pada 5-6 Juni 2019.

    "Wah (waktu pencairan) tanyakan Kemenkeu lah. Kalau namanya THR Tunjangan Hari Raya, kalau Maret namanya tunjangan bulan Maret dong. Tunjangan Hari Raya ya mendekati hari raya. Tanyakan Kemenkeu lah. Saya belum tahu," tambah Presiden lagi.

    BACA: Jokowi: Jangan yang di Bawah Ramai padahal di Atas Senyum-senyum

    Dalam surat keterangan yang sempat beredar luas, peraturan pemerintah (PP) yang menyatakan pembayaran THR dan gaji ke-13 dilakukan sebelum Pilpres 2019.

    Surat itu ditujukan untuk Deputi Bidang Sumber Daya Manusia dan Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) disebutkan, PP diharapkan ditetapkan sebelum pemilihan presiden.

    Komponen THR tahun lalu meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja. Jenis komponen yang tertuang dalam PP Nomor 19 Tahun 2018 itu lebih banyak dari 2017 yang hanya terdiri dari gaji pokok.

    Sementara itu, pemerintah pusat mengalokasikan belanja pegawai untuk pos belanja Kementerian/Lembaga dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp 224,41 triliun. Kemudian, untuk belanja pegawai di pos belanja non-K/L sebesar Rp157,15 triliun.

    Baca berita tentang THR lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.