Ekosistem Silicon Valley Contoh Utama Sektor Digital Kelas Dunia

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kampus Samsung di Silicon Valley. Cnet.com

    Kampus Samsung di Silicon Valley. Cnet.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah diminta tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik di sektor ekonomi digital, tetapi juga harus bisa ikut membangun ekosistem pendukung berkembangnya sektor tersebut.

    Simak: Rudiantara: RI Penyuplai Mayoritas Industri Digital Asia Tenggara

    Pengamat ekonomi Universitas Indonesia Fithra Faisal mengatakan ekosistem ekonomi digital seperti di Silicon Valley, AS, adalah contoh utama pengembangan sektor digital kelas dunia.

    "Saya pernah ke Silicon Valley dan tanya startup di sana kenapa bisa 'survive' (bertahan)? Kenapa tempat itu jadi cawan emas untuk berkumpul? Ternyata di sana ekosistemnya sangat mendukung," kata dia dalam diskusi di Jakarta, Kamis, 21 Februari 2019.

    Fithra mengatakan di Silicon Valley, ada komunitas, kalangan akademisi, pemodal ventura hingga pemerintah yang mendukung penuh perkembangan perusahaan rintisan atau startup dengan menggunakan jasa mereka.

    "Kalau di Indonesia, ekosistemnya berantakan. Makanya 'unicorn' kita bergantung pada luar negeri soalnya tidak ada 'venture capitalist' dan inkubatornya, universitasnya, hingga industrinya. Padahal itu semua terkait, tidak bisa sendiri," katanya.

    Kata "unicorn" menjadi salah satu perbincangan yang hangat di kalangan masyarakat maupun jagat maya seusai berakhirnya debat capres 2019 putaran kedua, pada Minggu malam 17 Februari 2019.

    Calon presiden nomor 01 Joko Widodo mengajukan pertanyaan kepada calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto tentang upaya yang akan dilakukan oleh Prabowo, apabila terpilih sebagai presiden, untuk mendukung pengembangan "unicorn" di Indonesia.

    Jawaban atas pertanyaan tersebut membuat suasana sedikit cair, karena Prabowo sedikit kurang memahami substansi maupun konteks yang ditanyakan oleh Jokowi.

    "Yang bapak maksud 'unicorn'? maksudnya yang 'online-online' itu?," kata Prabowo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.