PGN dan Pertagas Luncurkan The Gas untuk Perkuat Sub Holding

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Perusahaan Gas Negara (PGN) melakukan perawatan berkala pada perusahaan keramik di kawasan Cilengsi, Bogor, Jawa Barat, Senin, 10 Desember 2018. PGN mensuplay sebanyak 22.837 pelanggan di wilayah Bogor. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas Perusahaan Gas Negara (PGN) melakukan perawatan berkala pada perusahaan keramik di kawasan Cilengsi, Bogor, Jawa Barat, Senin, 10 Desember 2018. PGN mensuplay sebanyak 22.837 pelanggan di wilayah Bogor. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berinovasi untuk memperluas jaringan energi. Kali ini, PGN Group bersama-sama dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) yang telah bersinergi dalam Sub Holding Gas meluncurkan brand association yang dinamakan The Gas.

    Baca juga: PGN Targetkan Penjualan dan Transmisi Gas Naik pada 2019

    "The Gas merupakan representasi sinergi PGN dan Pertagas dalam Sub Holding Gas yang menjadi pengelola satu-satunya gas bumi di tanah air," kata Direktur Utama PGN Gigih Prakoso di Indonesia Convention Exhibition, ICE BSD, Tangerang Selatan, Sabtu, 16 Februari 2019.

    Adapun holding BUMN Migas yang dipimpin oleh PT Pertamina (Persero), telah terbentuk secara resmi pada April 2018. Adapun sebagai lanjutan dari kebijakan pemerintah tersebut yang masih dalam rangkaian Holding BUMN Migas, pada 28 Desember 2018 telah resmi proses integrasi Pertagas ke PGN yang menjadikan PGN sebagai Sub Holding Gas.

    "Sebagai Sub Holding Gas, PGN akan menjadi leader dalam pengelolaan usaha gas bumi dari downstream hingga upstream," kata Gigih.

    Dengan keberadaan PGN sebagai Sub Holding Gas, kata Gigih, penguatan industri gas nasional akan terealisasi. Terutama, pengelolaan infrastruktur gas dalam rantai distribusi dan transmisi, mayoritas dimiliki oleh Sub Halding Gas. Dengan begitu, kata dia, ongkos operasional bisa ditekan, serta menghapus kebijakan maupun strategi tumpang tindih antar anak usaha milik negara.

    Menurut Gigih, perusahaan tidak berpuas diri. PGN perlu berinovasi agar masyarakat mengenal energi baik yang ingin disalurkan perusahaan kepada masyarakat. "Apalagi, seperti yang kita tahu, PGN bukan perusahaan retail yang memiliki produk-produk yang secara langsung bisa dirasakan oleh masyarakat, seperti sampo, sabun, mi instan, dan lainnya," kata Gigih.

    Gigih mengatakan, produk PGN adalah gas bumi yang tidak bisa dipegang dan tidak memiliki kemasan. Untuk itulah, PGN memperkenalkan The Gas kepada publik. The Gas merupakan gambaran dunia gas bumi yang telah diproduksi di dalam perut bumi jutaan tahun silam.

    Adapun dalam dunia The Gas tersebut diimajinasikan hidup makhluk-makhluk bernama Pepe, Gege, dan Een yang merupakan personifikasi dari molekul-molekul gas bumi. Pepe, Gege, dan Een adalah 3 karakter dari The Gas World yang muncul ke dunia nyata mewakili PGN sebagai korporasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.