Penerbangan Bandara Mamuju Menyusut 20,33 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemudik menggunakan terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa, 12 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Para pemudik menggunakan terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa, 12 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Mamuju - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat mencatat penerbangan jumlah pesawat yang berangkat maupun datang melalui Bandara Tampa Padang Kabupaten Mamuju dan Bandara Sumarorong, Kabupaten Mamasa turun 20,33 persen. "Perkembangan penerbangan di Sulawesi Barat berdasarkan jumlah pesawat yang berangkat maupun datang melalui Bandara Tampa Padang Kabupaten Mamuju dan Bandara Sumarorong, Kabupaten Mamasa pada periode Desember 2018 jumlah sebanyak 98 kali," kata Kepala BPS Sulbar, Suntono di Mamuju, Selasa 12 Februari 2019.

    Simak: Sepi Penumpang, Kemenhub: Maskapai Penerbangan Harus Optimistis

    Ia mengatakan jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 20,33 persen jika dibandingkan dengan bulan November 2018 yang tercatat sebanyak 123 kali penerbangan. Bila dibandingkan dengan bulan Desember tahun sebelumnya, terjadi penurunan jumlah keberangkatan pesawat sebesar 34,67 persen, dengan jumlah keberangkatan pada Desember tahun sebelumnya tercatat sebanyak 150 kali.

    Sementara itu lanjutnya, jumlah pesawat yang datang pada bulan Desember 2018 tercatat juga sebanyak 98 penerbangan atau turun sebesar 20,33 persen jika dibandingkan bulan November 2018 yang tercatat sebanyak 123 kali penerbangan. "Jika dibandingkan dengan bulan Desember tahun sebelumnya, terjadi penurunan jumlah kedatangan pesawat sebesar 34,67 persen, di mana jumlah kedatangan pada Desember tahun sebelumnya tercatat sebanyak 150 kali," katanya.

    Keadaan jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat selama bulan Desember 2018 sebanyak 5.711 orang. Turun 6,30 persen jika dibandingkan dengan keadaan bulan sebelumnya yang berjumlah 6.095 orang.

    "Sementara itu, keadaan jumlah penumpang yang datang pada bulan Desember 2018 sebanyak 4.580 orang atau mengalami penurunan sebesar 19,66 persen jika dibandingkan dengan kondisi bulan November 2018 yang tercatat sebanyak 5.701 orang," katanya. Hal yang sama terjadi apabila dibandingkan dengan kondisi penerbangan bulan Desember tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 8.796 orang atau mengalami penurunan sebesar 47,93 persen.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.