Tiket Bus Tingkat di Tol Trans Jawa Bisa Dipesan Lewat Online

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara mengantre saat membayar tol di Gerbang Tol Salatiga, Jawa Tengah, 18 Juni 2017. Pada H-7 Lebaran ini PT Trans Marga Jateng (TMJ) mulai membuka jalan tol Bawen-Salatiga sebagai jalur mudik Lebaran 2017. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    Sejumlah pengendara mengantre saat membayar tol di Gerbang Tol Salatiga, Jawa Tengah, 18 Juni 2017. Pada H-7 Lebaran ini PT Trans Marga Jateng (TMJ) mulai membuka jalan tol Bawen-Salatiga sebagai jalur mudik Lebaran 2017. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan otobus atau PO Putera Mulya Sejahtera mengoperasikan bus dengan trayek di sepanjang jalan tol Trans Jawa. Tiket bus Trans-Jawa itu mulai dijual per Selasa, 12 Februari 2019 hari ini untuk periode keberangkatan tanggal 14-18 Februari 2019. Tiket bisa dipesan melalui online di www.redbus.id.

    Baca: BI Sebut Tol Trans Jawa Bisa Tingkatkan Sektor Pariwisata

    Bus Putera Mulya keberangkatan dari Jakarta dimulai dari titik keberangkatan sebagai berikut Pondok Pinang pada pukul 05.30 WIB, Pulogebang pukul 06.30 WIB, Bekasi Timur 07.15 WIB dan Cikarang 07.45 WIB. PO penyedia bus double dekker (bus tingkat) itu juga menawarkan promosi tiket bus First Executive Class (dek atas) tujuan Jakarta - Semarang - Solo dengan harga Rp 50.000 dari harga normal Rp 195.000. Disediakan pula shuttle untuk pelanggan tujuan dan dari Wonogiri.

    "Yuk rasakan sensasinya perjalanan ke Semarang dan Solo menggunakan Bus Scania Double Decker PO Putra Mulya melalui jalan Tol Trans-Jawa dengan waktu tempuh 8 jam saja," ujar keterangan yang disebar melalui grup WhatsApp tersebut, Selasa, 12 Februari 2019.

    Bus milik Putera Mulya itu merupakan terusan yang langsung menuju Semarang dan Solo. Sebaliknya, keberangkatan Solo menuju Jakarta dari titik keberangkatan Terminal bus Tirtonadi pukul 07.00 WIB, Kartosuro 07.20, dan Semarang pukul 08.20 WIB. Bus tersebut langsung menuju Bekasi dan Jakarta.

    Bus ini berbeda dengan yang akan dioperasikan oleh Kemenhub. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menuturkan bus yang berpindah jalur ke tol itu berbeda dengan bus Trans Jawa yang akan dibangun pemerintah.

    "Beda konsep, yang mau kita buat nanti, itu dia bisa berhenti di terminal-terminal pemberhentian di rest area, bisa juga menaikkan dan menurunkan penumpang, tarifnya pun nanti kita atur," ujarnya, Selasa, 12 Februari 2019.

    Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya masih menyelesaikan kajian bus Trans Jawa yang akan beroperasi sepanjang tol Trans Jawa Jakarta-Surabaya. Rencananya rest area bertambah fungsinya menjadi terminal penunjang kebutuhan bus antar provinsi tersebut.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.