Ada Bus Tingkat di Tol Trans Jawa, Tiket Promo Mulai Rp 50 Ribu

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepadatan kendaraan dekat proyek pembangunan jalur light rail transit (LRT) Jabodetabek di pinggir jalan tol Jakarta-Cikampek KM 14, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, 23 Desember 2016. TEMPO/Ariesant

    Kepadatan kendaraan dekat proyek pembangunan jalur light rail transit (LRT) Jabodetabek di pinggir jalan tol Jakarta-Cikampek KM 14, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, 23 Desember 2016. TEMPO/Ariesant

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan otobus atau PO Putera Mulya Sejahtera mengoperasikan bus dengan trayek di sepanjang jalan tol Trans Jawa yang menghubungkan Merak hingga Surabaya tersebut. Bus Putera Mulya keberangkatan dari Jakarta dimulai dari titik keberangkatan sebagai berikut Pondok Pinang pada pukul 05.30 WIB, Pulogebang pukul 06.30 WIB, Bekasi Timur 07.15 WIB dan Cikarang 07.45 WIB.

    Baca: BI Sebut Tol Trans Jawa Bisa Tingkatkan Sektor Pariwisata

    Bus milik Putera Mulya itu merupakan terusan yang langsung menuju Semarang dan Solo. Sebaliknya, keberangkatan Solo menuju Jakarta dari titik keberangkatan Terminal bus Tirtonadi pukul 07.00 WIB, Kartosuro 07.20, dan Semarang pukul 08.20 WIB. Bus tersebut langsung menuju Bekasi dan Jakarta.

    PO penyedia bus double dekker (bus tingkat) itu juga menawarkan promosi tiket bus First Executive Class (dek atas) tujuan Jakarta - Semarang - Solo dengan harga Rp 50.000 dari harga normal Rp 195.000 yang bisa dipesan melalui situs penjualan tiket PO bus di www.redbus.id. Disediakan pula shuttle untuk pelanggan tujuan dan dari Wonogiri.

    "Yuk rasakan sensasinya perjalanan ke Semarang dan Solo menggunakan Bus Scania Double Decker PO Putra Mulya melalui jalan Tol Trans-Jawa dengan waktu tempuh 8 jam saja," ujar keterangan yang disebar melalui grup WhatsApp tersebut, Selasa, 12 Februari 2019.

    Tiket bus Trans-Jawa tersebut mulai dijual per Selasa, 12 Februari 2019 hari ini untuk periode keberangkatan tanggal 14-18 Februari 2019.

    Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya masih menyelesaikan kajian bus TransJawa yang akan beroperasi sepanjang tol Trans Jawa Jakarta-Surabaya. Rencananya rest area bertambah fungsinya menjadi terminal penunjang kebutuhan bus antar provinsi tersebut.

    Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi menuturkan pihaknya telah berdiskusi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait rencana pengadaan bus TransJawa tersebut. "Damri sudah diskusi dengan saya, Organda juga diskusi dengan saya, saya sudah bicara dengan Jasa Marga juga, kalau ada Trans Jawa Jakarta-Surabaya itu terminalnya akan keluar atau menggunakan rest area," ujarnya.

    Dia menjelaskan secara teknis apabila bus nantinya harus keluar tol Trans Jawa terlebih dahulu ke terminal dan masuk lagi ke tol dapat memakan waktu berkisar 30 menit. Itu baru satu daerah, sehingga kecepatan tidak bisa maksimal.

    Menurutnya, yang paling memungkinkan adalah terminal ada dari tol ke tol, sehingga rest area dapat berubah menjadi terminal. "Kalau demikian, belum ada regulasi rest area jadi terminal, harus ada angkutan pengumpan juga dari kota ke rest area dan ke luar lagi membawa penumpang ke kota," ujarnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Riuh Penguasaan Lahan Melibatkan Kubu Jokowi dan Prabowo

    Serangan Jokowi kepada Prabowo pada Debat Pilpres putaran kedua memantik keriuhan. Jokowi menyebut lahan yang dimiliki Prabowo di Kalimantan dan Aceh.