IHSG Hari Ini Ditutup Melemah Dipicu Kepanikan Pasar

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Saham Gabungan di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Sebanyak 149 saham melemah sehingga menyeret IHSG ke zona merah melemah 28,52 poin atau 0,49 persen ke posisi 5.788. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Saham Gabungan di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Sebanyak 149 saham melemah sehingga menyeret IHSG ke zona merah melemah 28,52 poin atau 0,49 persen ke posisi 5.788. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Selasa sore, 12 Februari 2019, ditutup melemah dipicu kepanikan pasar yang melakukan aksi lepas saham.

    Baca juga: Dibuka Menguat, IHSG Kini Melemah ke 6.487

    IHSG ditutup melemah sebesar 68,68 poin atau 1,06 persen menjadi 6.426,32. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 11,94 poin atau 1,17 persen menjadi 1.008,82.

    Analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Selasa, mengatakan, aksi jual yang dilakukan pelaku pasar disebabkan penurunan rekomendasi terhadap pasar saham Indonesia menjadi 10 persen (underweight) dari sebelumnya 20 persen (overweight) oleh perusahaan sekuritas global Credit Suisse.

    "Awalnya secara teknikal IHSG hanya menutup gap pada 6.460 dan berhasil setelah ditutup sempat 'rebound' sedikit. Namun kondisi diperparah dengan adanya kabar saham-saham di Indonesia di-downgrade oleh salah satu sekuritas asing sehingga IHSG menurun agak overdosis," ujar William.

    Kendati demikian, lanjutnya, penurunan IHSG tidak sebanding dengan nilai penjualan saham yang relatif minim dan lebih mengarah kepada kepanikan pelaku pasar lokal.

    "Koreksi ini tidak sebanding dengan net sell asingnya. Ini lebih pada panic sellin" aja karena efek berita tersebut. Jadi lebih tepatnya disebut anomali, apalagi kalau dibandingin sama bursa Asia yang mayoritas menguat," kata Willy.

    Dibuka menguat, tak sampai setengah jam IHSG kemudian melemah dan terus berada di zona merah hingga penutupan bursa saham.

    Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham investor asing yang ditunjukkan dengan aksi jual bersih atau net foreign sell sebesar Rp 566,23 miliar.

    Frekuensi perdagangan saham pada Selasa tercatat sebanyak 535.153 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,47 miliar lembar saham senilai Rp9,85 triliun. Sebanyak 118 saham naik, 309 saham menurun, dan 114 saham tidak bergerak nilainya.

    Selain IHSG, bursa regional di antaranya, indeks Nikkei menguat 531,04 poin (2,61 persen) ke 20.864,21, indeks Hang Seng menguat 27,49 poin (0,1 persen) ke 28.171,33, dan Straits Times melemah 5,12 poin (0,16 persen) ke posisi 3.201,15.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Riuh Penguasaan Lahan Melibatkan Kubu Jokowi dan Prabowo

    Serangan Jokowi kepada Prabowo pada Debat Pilpres putaran kedua memantik keriuhan. Jokowi menyebut lahan yang dimiliki Prabowo di Kalimantan dan Aceh.