Dibuka Menguat, IHSG Kini Melemah ke 6.487

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini dibuka menguat seiring pasar saham Asia yang juga positif. IHSG dibuka menguat 8,05 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.503,05.

    Baca: Secara Teknikal, IHSG Diprediksi Lanjutkan Koreksi Lagi

    Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,98 poin atau 0,19 persen menjadi 1.022,74. Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengatakan IHSG menguat di tengah kabar dari eksternal yang kurang menguntungkan.

    "Namun, pasar saham Asia pada pembukaan perdagangan hari ini berhasil menguat. Sentimen ini, diperkirakan bisa mendukung bagi IHSG untuk bergerak ke zona hijau pada perdagangan saham hari ini," ujar Alfiansyah di Jakarta, Selasa, 12 Februari 2019.

    Terkait negosiasi perdagangan AS dan Cina, delegasi AS tiba di Cina pada Senin kemarin, untuk melakukan perundingan dagang lanjutan dengan negeri tirai bambu tersebut. Kedua negara bermaksud dapat mencapai kesepakatan dagang mengingat tenggat waktu berakhirnya gencatan sudah semakin dekat yakni 1 Maret 2019 mendatang.

    Bila kedua negara gagal menemukan kata sepakat, AS akan menaikkan bea impor terhadap berbagai produk Cina dari 10 persen menjadi 25 persen.

    Sementara itu, analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, kondisi pergerakan IHSG masih terlihat bergerak dalam rentang konsolidasi wajar sebelum kembali beranjak naik. "Peluang kenaikan masih terlihat sangat besar, mengingat kondisi saat ini masih berada pada awal tahun dengan para investor sedang memulai untuk berinvestasi," ujarnya.

    Hingga pukul 9.41 WIB, IHSG kembali berada di zona merah setelah dibuka menguat. IHSG melemah 8,72 poin (0,13 persen) ke posisi 6.486,29.

    Baca: Analis Optimistis Debat Capres Tak Ganggu Rupiah dan IHSG

    Sementara itu, bursa regional di antaranya indeks Nikkei menguat 412,11 poin (2,03 persen) ke 20.745,28. Seperti IHSG, indeks Hang Seng juga melemah 4,1 poin (0,01 persen) ke 28.139,74, dan Straits Times melemah 0,91 poin (0,03 persen) ke posisi 3.205,36.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.