Lion Air Bantah Hanya Angkut 3 Orang pada Penerbangan dari Padang

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Pesawat Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, JakartaLion Air membantah kabar bahwa maskapai milik Rusdi Kirana itu hanya mengangkut tiga orang penumpang pada penerbangan rute Padang - Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Jumat lalu, 8 Februari 2019. Kendati, saat ini bisnis penerbangan memang tengah memasuki musim sepi alias low season.

    Baca: Bagasi Berbayar, Performa Tepat Waktu Lion Air Jadi 88 Persen

    "Lion Air menegaskan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Sabtu malam, 9 Februari 2019.

    Danang mengatakan kabar tersebut ditulis oleh salah satu media pemberitaan.  Dalam tulisan tersebut, penulis mengutip keterangan dari salah satu penumpang bernama Yustianto di Teminal 1 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

    Padahal, berdasarkan pengecekan yang dilakukan perseroan bersama pihak internal terkait, tidak ada nama Yustianto dalam daftar penumpang penerbangan Lion Air dari Padang ke Soekarno-Hatta, Tangerang pada Jumat, 8 Februari 2019.

    Selain membantah soal keberadaan seorang penumpang bernama Yustianto, Danang juga memaparkan tingkat keterisian pesawat Lion Air pada hari itu. Kala itu, maskapai berlogo singa merah hanya melayani tiga kali penerbangan berjadwal dari Padang ke Soekarno-Hatta.

    Baca: Per Hari Ini Posko Lion Air JT 610 Pindah ke Hotel Ibis Slipi

    Tiga nomor penerbangan itu antara lain JT-253 yang mengangkut 104 penumpang, JT-353 mengangkut 109 penumpang dan JT-357 mengangkut 205 penumpang. "Atas penyebaran informasi berupa berita yang dimaksud, sangat menyudutkan dan merugikan pihak Lion Air, maka Lion Air sedang menelusuri sumber berita serta mempelajari lebih lanjut, guna menentukan langkah berikutnya," kata Danang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skuter Listrik Makin Digemari, Kecelakaan Fatal Kerap Terjadi

    Skuter listrik makin digemari. Namun di kota London, Los Angeles, dan Singapura, pengendara skuter tersebut kerap mengalami kecelakaan fata.