Jokowi Akui Pabrik Mebelnya Kalah dari Pisang Nugget Kaesang

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo dan putra bungsunya, Kaesang Pangarep mengisi waktu Minggu pagi, 31 Desember 2017, dengan menyapa masyarakat di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Foto-foto: Biro Pers Istana Kepresidenan.

    Presiden Joko Widodo dan putra bungsunya, Kaesang Pangarep mengisi waktu Minggu pagi, 31 Desember 2017, dengan menyapa masyarakat di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Foto-foto: Biro Pers Istana Kepresidenan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akhirnya mengakui kesuksesan bisnis pisang nugget yang dirintis anaknya, Kaesang Pangarep, dengan merek Sang Pisang. Dalam cuitan di akun Twitter-nya, @jokowi, ia mengatakan sempat meremehkan usaha rintisan anak bungsunya itu.

    Baca: Jokowi: Warung Kopi Lokal Tak Kalah dari Merek Asing

    "Dulu, saya anggap remeh bisnis pisang nugget @kaesangp. Apa sih ini pisang goreng nugget ini? Kenapa tak mengurus perusahaan mebel saya saja?" cuit Jokowi, Ahad, 10 Februari 2019.

    Namun, seiring dengan berkembangnya bisnis pisang nugget tersebut, Jokowi melihat perkembangan usaha Kaesang sudah cukup pesat. Terlebih, Sang Pisang kini sudah memiliki sedikitnya 54 gerai di seluruh Indonesia.

    "Kini, dengan 54 cabang, Sang Pisang sudah mengalahkan pabrik saya," kata Jokowi. "Anak muda punya peluang yang besar untuk mengembangkan apapun."

    Bersama dengan cuitan itu, Jokowi melampirkan foto dirinya tengah menghidu aroma kopi. Ia mengenakan kemeja putih dan celemek barista berwarna hitam.

    Cuitan sang presiden pun banjir respons. Sejak diunggah pada pukul  08.46 WIB  hingga pukul 11.05, cuitan Jokowi disukai oleh 9.651 warganet, dicuit ulang oleh 3.883 pengguna twitter, dan mendapat sejumlah komentar.

    Beberapa di antara komentar yang masuk di cuitan tersebut bernada guyon. Misalnya saja akun @crackheadby yang malah menanyakan perasaan Kaesang atas cuitan tersebut. "Mas Kaesang, gimana rasanya disebut sebagai 'anak muda' tapi enggak disebut sebagai 'anak saya'?" cuit dia.

    Begitu pula dengan akun @asyhmrani yang menyoroti cuitan Jokowi yang akhirnya menyebut jenis olahan pisang yang dijual Kaesang sebagai pisang nugget. "AKHIRNYA ADA KATA-KATA 'NUGGET'-NYA WKWKWK," cuit dia.

    Memang, dalam sejumlah kesempatan, Jokowi hanya menyebut produk dagangan anaknya itu sebagai pisang goreng. Misalnya saja pada cuitan bekas Gubernur DKI Jakarta pada Desember lalu.

    Kala itu, ia mengatakan selalu bersyukur sebagai orang tua. Ia merasa diberikan anak-anak yang mandiri dan memikul tanggung jawab sendiri oleh Tuhan. "Ada yang menjual kopi, ada yang berjualan martabak, juga ada yang menjual pisang goreng," katanya.

    Baca: Prabowo Sebut BUMN Bangkrut, Jokowi: Bicara Pakai Data

    Cuitan itu kontan saja diprotes oleh Kaesang lantaran ia dibilang menjual pisang goreng. Melalui akun twitternya, dia menulis, "PISANG NAGET PAK BUKAN PISANG GORENG," kata Kaesang saat diunggah pada 8 Desember 2018.

    Simak berita lainnya terkait Jokowi di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.