Kepala BKPM Jelaskan Alasan Penanaman Modal Asing Turun pada 2018

Reporter

Kepala BKPM Thomas Lembong dan Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menghadiri Regional Investment Forum yang digelar Badan Kerjasama Penanaman Modal di Yogyakarta, 14 Maret 2018. Tempo/Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong menjelaskan alasan anjloknya Penanaman Modal Asing ke Indonesia pada 2018. Menurut dia, penurunan itu sejalan dengan tren penurunan investasi langsung internasional.

Baca juga: IHSG Hari Ini Dibuka Menguat Seiring Arus Modal Asing Masuk

"Data kami konsisten dengan tren global di mana menurut UNCTAD (The United Nations Conference on Trade and Development) investasi langsung internasional turun 20 persen dibandingkan 2017," ujar Lembong di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu, 30 Januari 2019. 

Total realisasi investasi PMA pada 2018 adalah sebesar Rp 392,7 triliun. Angka itu merosot 8,8 persen dibandingkan dengan realisasi investasi PMA tahun 2017 yang sebesar 430,5 triliun. Tren itu berkebalikan dengan total realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri tahun 2018 mencapai Rp 328,6 triliun yang menunjukkan peningkatan sebesar 25,3 persen, dibandingkan 2017 sebesar Rp 262,3 triliun.

Lembong mengatakan pasar investasi global sempat mengalami guncangan kala Amerika Serikat mengeskalasi perang dagang dengan Cina pada kisaran Maret atau April 2018.  "Menurut hemat saya itu shock yang cukup signifikan pada sentimen investasi secara global. Tahun lalu adalah masa yang sulit untuk foreign direct investment."

Namun, guncangan akibat perang dagang itu kemudian mulai mereda pada kisaran triwulan IV 2018. Pada akhir tahun itu, para pelaku pasar mulai melakukan penyesuaian dan pemulihan kepercayaan. Di tambah, mulai adanya optimisme pasar bahwa perang dagang dapat diselesaikan. 

"Puncaknya adalah adanya pernyataan bersama antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping di G20 bahwa mereka akan berunding menyelesaikan perang dagang," kata Lembong. "Menurut saya mulai ada recovery soal sentimen dan confidence di triwulan IV yang sebelumnya dihatam dengan eskalasi perang dagang di triwulan II."

Apabila dikelompokkan berdasar sektor usaha, lima besar sektor yang digemari investor antara lain adalah listrik, gas, dan air dengan total realisasi PMA US$ 1,4 miliar. Selanjutnya adalah transportasi, gudang dan telekomunikasi US$ 1,1 miliar, pertambangan US$ 0,8 miliar, perumahan, kawasan industri dan perkantoran US$ 0,7 miliar, serta industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya US$ 0,5 miliar. Apabila seluruh sektor industri digabung maka terlihat industri memberikan kontribusi sebesar US$ 2,4 miliar atau 32,6 persen dari total PMA. 

Sementara, lima besar realisasi investasi penanaman modal asing berdasarkan lokasi proyek antara lain adalah DKI Jakarta US$ 1,3 miliar, Jawa Barat US$ 1,0 miliar, Jawa Tengah US$ 0,8 miliar, Banten US$ 0,5 miliar, dan Jawa Timur US$ 0,4 miliar. Adapun realisasi investasi PMA berdasarkan asal negara adalah Singapura US$ 2,5 miIiar, Jepang US$ 1,2 miliar, Malaysia US$ 0,6 miliar, Cina US$ 0,5 miliar, dan Hong Kong US$ 0,4 miliar.






Bahlil Cerita Investasi Pabrik Pipa Belanda Rp 1,9 Triliun Nyaris Berlabuh ke Vietnam

26 menit lalu

Bahlil Cerita Investasi Pabrik Pipa Belanda Rp 1,9 Triliun Nyaris Berlabuh ke Vietnam

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menceritakan apa yang terjadi di balik realisasi investasi perusahaan pipa Belanda di Indonesia.


Siang Ini Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa di Batang

16 jam lalu

Siang Ini Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa di Batang

Jokowi siang ini akan terbang menuju Kawasan Industri Terpadu Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.


Pekan Ini , Bank Indonesia Catat Modal Asing Keluar Rp 8,48 T

3 hari lalu

Pekan Ini , Bank Indonesia Catat Modal Asing Keluar Rp 8,48 T

Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat aliran modal asing keluar bersih senilai Rp8,48 triliun selama periode 26-29 September 2022.


Bahlil Sebut dari 2.078 Izin Usaha Pertambangan yang Dicabut, 90 Sudah Dipulihkan

7 hari lalu

Bahlil Sebut dari 2.078 Izin Usaha Pertambangan yang Dicabut, 90 Sudah Dipulihkan

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan dari 2.078 izin usaha pertambangan atau IUP yang dicabut, ada 700 perusahaan yang menyatakan keberatan.


Asal Mula 24 September sebagai Hari Tani Nasional, Berkaitan Undang-undang Pokok Agraria 1960

9 hari lalu

Asal Mula 24 September sebagai Hari Tani Nasional, Berkaitan Undang-undang Pokok Agraria 1960

Hari ini 24 September, Hari Tani Nasional untuk memperingati penetapan Undang-undang Dasar Pokok Agraria pada 1960. Berikut kilas balik peristiwanya.


Bank Indonesia: Modal Asing Keluar Rp 3,53 T Pekan Ini, Terbanyak dari SBN

10 hari lalu

Bank Indonesia: Modal Asing Keluar Rp 3,53 T Pekan Ini, Terbanyak dari SBN

Bank Indonesia mencatat, aliran modal asing yang keluar dari pasar keuangan dalam negeri terjadi selama sepekan ini. Terutama dari pasar surat berharga negara (SBN).


Terbitkan Panduan Investasi Hijau Bersama BKPM, Kadin: Ini Sangat Membantu Perusahaan

13 hari lalu

Terbitkan Panduan Investasi Hijau Bersama BKPM, Kadin: Ini Sangat Membantu Perusahaan

Shinta menuturkan panduan investasi hijau dibuat atas kerja sama Kadin dengan Kementerian Investasi/BKPM.


Aliran Modal Asing Masuk Rp 150 Miliar Pekan Ini, Sebagian Besar ke SBN

17 hari lalu

Aliran Modal Asing Masuk Rp 150 Miliar Pekan Ini, Sebagian Besar ke SBN

Bank Indonesia (BI) mencatat, terjadi aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia pada pekan ketiga September 2022.


Beri Kuliah Umum ke Almamater di Papua, Bahlil Imbau Mahasiswa Jadi Pengusaha

23 hari lalu

Beri Kuliah Umum ke Almamater di Papua, Bahlil Imbau Mahasiswa Jadi Pengusaha

Menteri Investas Bahlil Lahadalia memberikan kuliah umum di almamaternya, STIE Port Numbay, Papua. Apa yang disampaikannya ke mahasiswa?


Tak Bisa Bahasa Inggris, Bahlil Ungkap Jurus Bisa Jadi Menteri Investasi

23 hari lalu

Tak Bisa Bahasa Inggris, Bahlil Ungkap Jurus Bisa Jadi Menteri Investasi

Bahlil Lahadalia mengungkap penyebab dirinya bisa ditunjuk Presiden Jokowi masuk ke Kabinet Indonesia Maju meski tak jago berbahasa Inggris.