CEO Tokopedia Beberkan Alasan Tunjuk Agus Martowardojo Jadi Komut

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kiri) mendapat ucapan selamat dari mantan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (kanan) usai pelantikannya di Mahkamah Agung, Jakarta, 24 Mei 2018. ANTARA

    Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kiri) mendapat ucapan selamat dari mantan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (kanan) usai pelantikannya di Mahkamah Agung, Jakarta, 24 Mei 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan menjelaskan alasan dirinya menunjuk Agus Martowardojo sebagai Komisaris Utama. William menjelaskan Agus dipilih karena dia membutuhkan mentor yang berpengalaman.

    Baca: Agus Martowardojo Jadi Komisaris Utama Tokopedia

    "Saya butuh mentor yang memiliki rekam jejak sebagai direktur utama di beberapa perusahaan serta pernah melakukan berbagai aksi korporasi seperti akuisisi atau merger," kata William seperti dikutip dari wawancana yang dimuat dalam Majalah Tempo edisi 28 Januari - 3 Februari 2019.

    Pada Rabu, 9 Januari 2019 silam Tokopedia mengumumkan bahwa perusahaan telah menunjuk Agus Martowardojo sebagai Komisaris Utama perusahaan. Agus, yang merupakan mantan Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan ini diharapkan bakal memperkuat kinerja perusahaan. Khususnya untuk mencapai misi menjadi perusahaan teknologi kelas dunia dan mewujudkan pemertaan ekonomi digital. 

    William melanjutkan, hal-hal mengenai aksi korporasi termasuk di dalamnya akuisisi dan merger belum pernah ia lakukan sebelumnya. Karena itu, pengalaman Agus sebagai direktur utama bank akan membantu Tokopedia mengenai hal ini.

    Kemudian, William juga menjelaskan pemilihan Agus dilakukan karena perusahaan ingin memperkuat sisi financial services. Penguatan dari sisi financial services adalah strategi Tokopedia untuk mewujudkan misi pemerataan ekonomi secara digital.

    "Bagaimana kami harus memberikan modal kerja tidak hanya kepada pedagang online tetapi juga kepada petani, nelayan dan lainnya. Navigasinya tidak mudah, secara governance harus kuat," ujar William.

    William menuturkan saat ini Tokopedia belum memiliki dewan komisaris yang bisa memberikan masukan mengenai hal-hal tersebut.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.