Menaker Sebut Demo Menolak TKA Asal Cina di Morowali Hoaks

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri saat jumpa pers usai meresmikan Innovation Room, coworking space pertama milik Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Kamis, 28 Juni 2018. TEMPO/Fajar Pebrianto

    Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri saat jumpa pers usai meresmikan Innovation Room, coworking space pertama milik Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Kamis, 28 Juni 2018. TEMPO/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri adanya demo buruh yang menolak adanya tenaga kerja asing atau TKA asal Cina adalah hoaks. Dia mengatakan, demo tersebut juga bukan demo yang dilakukan oleh TKA Cina.

    Simak: Jokowi Sebut Tenaga Kerja Asing di Indonesia Kurang dari Sepersen

    "Tapi demo tersebut merupakan demo buruh di Morowali terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten," kata Hanif melalui akun Twitternya, Jumat 25 Januari 2019.

    Adapun hingga pukul 17.35 WIB ini cuitan Hanif tersebut telah direspon sebanyak 60 akun dan mendapat retweet sebanyak 789 kali. Selain itu, cuitan politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini telah disukai oleh 810 akun di twitter.

    Berdasarkan data yang berhasil dirangkum Tempo, kabar hoax tersebut muncul melalui berbagai platform sosial media seperti Twitter dan juga Youtube. Video tersebut dikabarkan mulai disebar pada Kamis, 24 Januari 2019.

    Dalam video yang berdurasi sekitar 2 menit tersebut tampak ratusan pekerja yang mengenakan seragam putih berlarian. Dari sudut pengambilan gambar, video diambil dari sudut sebuah bangunan tinggi pada proyek pembangunan yang belum rampung.

    Dalam narasi hoaks yang diunggah, disebutkan bahwa demo tersebut merupakan demo yang dilakukan oleh pekerja lokal yang cemburu dengan adanya TKA Cina yang ada di sana. Hal ini karena tidak adanya kesetaraan upah maka sebagian dari pekerja tersebut menuntut adanya demo.

    Hanif mengatakan demo di Morowali tersebut saat ini tengah ditangani oleh pihak otoritas setempat. Ia meminta supaya seluruh masyarakat supaya tak termakan isu hoax tersebut. "Jangan ikut sebarkan hoaks. Waspadai adu domba!" kata Hanif.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.