PUPR Minta Sulteng Percepat Tentukan Koordinat Zona Rawan Bencana

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan), Menseneg Pratikno (kanan), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau pembangunan Bendungan Sukamahi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 26 Desember 2018. ANTARA

    Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan), Menseneg Pratikno (kanan), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau pembangunan Bendungan Sukamahi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 26 Desember 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera menentukan koordinat zona rawan bencana di Palu dan sekitarnya. PUPR membutuhkan data tersebut untuk merelokasi masyarakat. 
     
     
    Basuki menuturkan, tim yang terdiri dari Bappenas, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Badan Geologi, BMKG, dan Kementerian PUPR telah menyelesaikan peta rawan bencana dan menyerahkan ke pemerintah Sulawesi Tengah. "Zona aman dan tidak aman sudah diberikan. Tapi skala petanya kecil (1:25.000), koordinatnya mana saja belum ditentukan," kata dia di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019.
     
    Menurut Basuki, Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah turun tangan dengan menelepon langsung Gubernur Longki Djanggola. Longki berjanji pemetaan koordinat akan selesai pekan depan. "Mungkin tidak menunggu perda (zona rawan bencana) dulu supaya site plannya bisa masuk untuk relokasi," ujarnya.
     
    Dia menuturkan, penentuan koordinat penting untuk menentukan wilayah yang harus direlokasi. "Kalau koordinat itu sudah ditentukan baru kami bisa masuk site plan dan digiring terus untuk menindaklanjutinya," katanya. 
     
    Dengan data tersebut PUPR akan membuat rencana tapak yang mencakup rencana pembangunan jalan, fasilitas umum dan khusus, air, hingga listrik. Data koordinat di peta rawan bencana juga mencakup jumlah masyarakat yang akan direlokasi sehingga jumlah serta fasilitas rumah yang harus dibangun untuk mereka dapat dirinci.
     
    Dalam peta rawan bencana yang sudah dibuat, pemerintah menetapkan beberapa wilayah zona merah. Zona yang akan mempengaruhi rencana tapak antara lain Kelurahan Balaroa, Kelurahan Petobo, Desa Jonouge, dan Desa Sibalaya.
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.