Tarif Bagasi Citilink Resmi Berlaku Awal Februari

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pramugari maskapai Citilink Indonesia berseragam hijab menyapa dalam penerbangan perdana seragam baru Citilink Indonesia rute Jakarta-Surabaya, 14 Mei 2018. Citilink Indonesia memperkenalkan seragam baru awak kabin guna menyambut bulan Ramadan. ANTARA/Aprillio Akbar

    Pramugari maskapai Citilink Indonesia berseragam hijab menyapa dalam penerbangan perdana seragam baru Citilink Indonesia rute Jakarta-Surabaya, 14 Mei 2018. Citilink Indonesia memperkenalkan seragam baru awak kabin guna menyambut bulan Ramadan. ANTARA/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Citilink menyatakan pemberlakuan tarif bagasi perusahaan penerbangan ini mulai awal Februari 2019, sudah mendapat persetujuan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

    BACA: Tiket Pesawat Mahal, Garuda Indonesia Tunggu Keputusan KPPU

    "Karena secara Undang-Undang kita diperbolehkan. Cuma kemarin yang dimintakan persetujuan prosedurnya, sama langkah-langkahnya. Makanya kita konsolidasi terus dengan kementerian, termasuk campaign-nya," kata Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo usai simulasi keselamatan di Garuda Indonesia Training Center, Jakarta, Rabu, 23 Januari 2019.

    Juliandra mengatakan awalnya penetapan tarif bagasi pada akhir Januari ini, namun mundur menjadi Februari. "Kami sedang mau 'campaign' dulu, jadi kemungkinan geser sedikit dari akhir Januari, sekita minggu-minggu awal Februari," katanya.

    Untuk itu, Juliandra mengatakan Citilink akan menyosialisasikan dengan baik agar tersampaikan kepada masyarakat dan ia meyakini tidak ada penolakan. "Sepanjang sosialisasinya dilakukan dengan tepat, saya yakin enggak ya. Karena memang dibolehkan LCC untuk menghapus 'free baggage'," katanya.

    Ia juga mengatakan bahwa penumpang masih bisa mendapatkan bagasi gratis 10 kilogram bagi mereka yang termasuk anggota dan membeli "green seat".

    Ketentuan mengenai Bagasi Tercatat diatur dalam Pasal 22 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 185 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri. Dalam aturan tersebut dinyatakan setiap maskapai dalam menentukan standar pelayanan memperhatikan kelompok pelayanan yang diterapkan masing-masing maskapai, termasuk kebijakan bagasi tercatat.

    Penerbangan berbiaya murah lainnya yang sudah menerapkan bagasi berbayar, yakni Lion Air dan Wings Air pada 22 Januari lalu, sementara itu maskapai AirAsia Indonesia masih memberlakukan tarif cuma-cuma untuk bagasi seberat 15 kilogram dalam penerbangan domestik.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.