Sri Mulyani Sebut Saran IMF Kurangi Utang Tak Relevan dengan RI

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (kiri) berbincang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) sebelum mengikuti sesi IMFC Plenary dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 13 Oktober 2018. ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Anis Efizudin

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai saran Dana Moneter Internasional atau IMF agar sejumlah negara mengurangi utang untuk menghindari risiko perlambatan ekonomi global tak relevan dengan kondisi Indonesia. 

Baca: Sri Mulyani Sebut Tekanan Ekonomi Global 2019 Tak Seberat 2018

Pasalnya, menurut Sri Mulyani, hingga data terakhir di akhir November 2018, rasio utang Indonesia, dalam hal ini, utang pemerintah sebesar 29,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau sebesar Rp 4.395 triliun. Angka rasio itu terbilang aman karena standar kehati-hatian di tingkat internasional menyebutkan rasio utang sebuah negara tidak boleh melebihi 60 persen dari PDB.

Dari standar internasional itu, menurut Sri Mulyani, proporsi utang Indonesia masih rendah sekali. "Defisit APBN kita juga 1,76 persen PDB, maka itu termasuk defisit yang kecil. Negara lain rasio utang terhadap PDB di atas 60 persen, tapi defisit APBN-nya 2 persen," ujarnya, Selasa, 22 Januari 2019.

Oleh karena itu, Sri Mulyani mengatakan pernyataan IMF tersebut ditujukan untuk sejumlah negara yang memiliki rasio utang yang tinggi terhadap PDB dan juga defisit fiskal di negaranya yang belum memenuhi kategori aman. "Jadi tidak relevan untuk Indonesia pernyataan itu. Kita makin menurun (rasio utang)," katanya.

Menurut Sri Mulyani, peringatan IMF soal pengelolaan risiko utang lebih relevan dengan negara yang memiliki rasio utang tinggi terhadap PDB serta defisit anggaran yang membengkak, seperti Italia. Rasio utang Italia terhadap PDB sebesar 100 persen, dengan defisit anggaran di atas 2,4 persen dari PDB.

"Negara itu harus jaga keseimbangan fiskal dengan mengurangi defisit. Dengan mengurangi utangnya tanpa membuat growth melemah. Kalau melemah, utang turun juga tidak akan menurun," ucap Sri Mulyani.

Sebelumnya,dalam pidato di konferensi pers Prospektus Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde menyebutkan ada beberapa cara yang bisa dilakukan negara untuk mengurangi risiko penurunan pertumbuhan ekonomi global. Salah satunya adalah mengurangi utang pemerintah.

Lagarde berpendapat, pengurangan utang pemerintah bisa memberikan ruang untuk melawan penurunan ekonomi. Namun hal ini harus dilakukan secara fleksibel dan lebih elastis, agar pengurangannya justru tak semakin menurunkan perekonomian pada negara tersebut. "Mengurangi utang pemerintah yang tinggi akan membuka ruang yang dibutuhkan untuk melawan penurunan di masa depan. Tetapi ini harus dilakukan dengan cara yang adil dan ramah pertumbuhan," ujar Lagarde dalam keterangan resmi.

Baca: Prabowo Sebut Indonesia Setingkat Haiti, Sri Mulyani: Adoh!

Dalam prospektus itu, IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,5 persen di 2019 karena adanya risiko ketidakpastian ekonomi global yang juga turut disebabkan volatilitas yang tinggi di pasar keuangan. Proyeksi itu turun 0,2 persen dari perkiraan IMF sebelumnya yang diumumkan pada Oktober 2018 lalu. 

ANTARA






Mendag: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,44 Persen, Salah Satu Tertinggi di Dunia

8 jam lalu

Mendag: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,44 Persen, Salah Satu Tertinggi di Dunia

Zulkifli Hasan mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia capai 5,44 persen merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.


Terkini Bisnis: Pelita Air Tambah Pesawat Airbus, Rupiah Bergerak Fluktuatif

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Pelita Air Tambah Pesawat Airbus, Rupiah Bergerak Fluktuatif

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Selasa siang, 9 Agustus 2022 tentang Pelita Air tambah pesawat tipe Airbus A320.


Ekonom: Harga Komoditas Tahun Depan Bakal Turun, Ruang Subsidi Energi Bisa Hilang

1 hari lalu

Ekonom: Harga Komoditas Tahun Depan Bakal Turun, Ruang Subsidi Energi Bisa Hilang

Kalangan ekonom perbankan memiliki kesamaan cara pandang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang melihat harga-harga komoditas akan turun pada 2023.


Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Naik 5,59 Persen, Lebih Tinggi dari Pertumbuhan Nasional

1 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Naik 5,59 Persen, Lebih Tinggi dari Pertumbuhan Nasional

Tren positif pertumbuhan ekonomi Jakarta terus berlanjut hingga kuartal II tahun 2022. Didorong terus meningkatnya mobilitas warga.


Wamenkeu Ungkap Cara Jaga APBN Selalu Sehat: Jaga Harga, Jaga Daya Beli Masyarakat

1 hari lalu

Wamenkeu Ungkap Cara Jaga APBN Selalu Sehat: Jaga Harga, Jaga Daya Beli Masyarakat

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan cara pemerintah menjaga APBN selalu dalam kondisi sehat.


Profil Tol Serang - Panimbang yang Sebagian Dibiayai Utang dari Cina

1 hari lalu

Profil Tol Serang - Panimbang yang Sebagian Dibiayai Utang dari Cina

Pemerintah menargetkan konstruksi jalan tol Serang - Panimbang akan rampung pada tahun 2024. Seperti apa profil ruas tol tersebut?


Bahlil Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen, Jauh dari Resesi

1 hari lalu

Bahlil Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen, Jauh dari Resesi

Bahlil Lahadalia optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 akan berada di atas 5 persen.


Luhut Klaim Utang Indonesia Rp 7.000 Triliun Terkecil di Dunia, Bagaimana Datanya?

1 hari lalu

Luhut Klaim Utang Indonesia Rp 7.000 Triliun Terkecil di Dunia, Bagaimana Datanya?

Sejumlah ekonom membantah klaim Menteri Luhut Pandjaitan yang mengatakan utang pemerintah Indonesia saat ini adalah yang paling kecil di dunia.


Perekonomian RI Kembali ke Level Sebelum Pandemi, Sri Mulyani: Harus Dipertahankan

1 hari lalu

Perekonomian RI Kembali ke Level Sebelum Pandemi, Sri Mulyani: Harus Dipertahankan

Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa perekonomian Indonesia sudah kembali mencapai level sebelum pandemi Covid-19 merebak atau pra-Covid.


Capaian di ASEAN Para Games 2022 Buat Menpora Minta Maaf ke Menteri Keuangan

2 hari lalu

Capaian di ASEAN Para Games 2022 Buat Menpora Minta Maaf ke Menteri Keuangan

Menpora berkelakar harus meminta maaf kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akibat prestasi kontingen Indonesia dalam ASEAN Para Games 2022.