Jokowi: Target Penyaluran Pinjaman Bank Mikro Nelayan Rp 975 M

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Kepala Staf Presiden Moeldoko (keenam kiri) dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (keenam kanan) bersilaturahmi dengan nelayan di Istana Negara, Jakarta, 8 Mei 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Kepala Staf Presiden Moeldoko (keenam kiri) dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (keenam kanan) bersilaturahmi dengan nelayan di Istana Negara, Jakarta, 8 Mei 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima perwakilan nelayan dari seluruh Indonesia dan mengingatkan mereka serta para pengusaha perikanan untuk menggunakan Bank Mikro Nelayan.

    Baca juga: Prabowo Kritik Bank Nelayan Jokowi, KNTI: Ada Tapi Masih Kurang

    "Ini saya kira penting untuk dimanfaatkan para nelayan karena memang ini kami siapkan khusus untuk modal kerja, untuk modal investasi bagi nelayan," kata Presiden dalam sambutannya pada acara yang dilaksanakan di Istana Negara Jakarta, Selasa, 22 Januari 2019.

    Dalam pertemuan itu Presiden didampingi antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

    Menurut Jokowi, sebanyak Rp 132 miliar dana Bank Mikro Nelayan sudah tersalurkan dan digunakan oleh nelayan dan usaha perikanan. Sementara itu target penyaluran dana pinjaman Bank Mikro Nelayan sebesar Rp 975 miliar.

    Presiden mengatakan pinjaman dari Bank Mikro Nelayan memiliki bunga yang kompetitif yakni 3 persen. "Tolong dimanfaatkan. Tapi kalau sudah mengambil (pinjaman) ya diangsur, menyicil, harus itu," kata Kepala Negara.

    Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengingatkan para nelayan dan pengusaha terkait perikanan untuk tidak menggunakan pinjaman guna membeli produk konsumtif.

    Selain itu, Jokowi berdialog dengan nelayan tambak serta usaha perikanan lain seperti pengusaha pemindangan ikan. Sebanyak 300 orang yang terdiri dari nelayan dan pelaku usaha perikanan turut dalam acara tersebut.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)