Lelang SUN, Penawaran Investor Diperkirakan Tembus Rp 50 Triliun

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai Kementerian Keuangan bisa menjadi teladan yang nyata dalam pemberantasan korupsi di Tanah Air.

    Pegawai Kementerian Keuangan bisa menjadi teladan yang nyata dalam pemberantasan korupsi di Tanah Air.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah analis memperkirakan penawaran investor dalam lelang surat utang negara atau SUN yang digelar hari ini tetap tinggi mencapai antara Rp 40 triliun hingga Rp 50 triliun.

    Baca: Lelang SUN Picu IHSG Melemah 1,38 Persen

    Pemerintah akan melakukan lelang penjualan Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019. 

    Target penerbitan senilai Rp 15 triliun dengan seri – seri yang akan dilelang adalah sebagai berikut :

    - Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03190416 (Diskonto; 16 April 2019);
    - Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12200106 (Diskonto; 6 Januari 2020);
    - Obligasi Negara seri FR0077 (8,125 persen; 15 Mei 2024);
    - Obligasi Negara seri FR0078 (8,25 persen; 15 Mei 2029);
    - Obligasi Negara seri FR0068 (8,375 persen; 15 Mei 2034); dan
    - Obligasi Negara seri FR0079 (8,375 persen; 15 April 2039).

    Kepala Divisi Riset Fixed Income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra, memperkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp 40 - 50 triliun. "Dengan jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara serta pada Obligasi Negara seri FR0077 dan FR0078," katanya dalam riset harian, Selasa, 15 Januari 2019.

    Adapun berdasarkan kondisi pergerakan harga SUN menjelang pelaksanaan lelang, Made perkirakan tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan adalah sebagai berikut :

    - Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03190416 berkisar antara 5,93 - 6,03;
    - Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12200106 berkisar antara 6,03 - 6,12;
    - Obligasi Negara seri FR0077 berkisar antara 7,84 - 7,93;
    - Obligasi Negara seri FR0078 berkisar antara 7,93 - 8,03;
    - Obligasi Negara seri FR0068 berkisar antara 8,31 - 8,40; dan
    - Obligasi Negara seri FR0079 berkisar antara 8,34 - 8,43.

    Hal senada disampaikan oleh Mirae Asset Sekuritas Indonesia yang memperkirakan penawaran masuk akan berkisar antara Rp 40 triliun hingga Rp 50 triliun. "Kami perkirakan akan lebih rendah dibandingkan penawaran dalam lelang SUN sebelumnya yang mencapai Rp 55,27 triliun," kata Dhian Karyantono Analis Fixed Income Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

    Berikut ini proyeksi yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan untuk masing-masing seri menurut Mirae Asset Sekuritas Indonesia:

    SPN03190416 : 5,67 persen - 5,8 persen
    SPN12200106 : 6,1 persen - 6,25 persen
    FR0077 : 7,91 persen - 7,98 persen
    FR0078 : 7,97 persen - 8,03 persen
    FR0068 : 8,34 persen - 8,38 persen
    FR007 : 8,36 persen - 8,40 persen

    Lelang akan dilaksanakan pada hari Selasa, 15 Januari 2019, dibuka pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB. Adapun hasil dari pelaksanaan akan diumumkan pada hari yang sama dan hasil dari lelang akan didistribusikan pada hari Kamis, tanggal 17 Januari 2019.

    Di tahun 2019, target penerbitan bersih (net issuance) Surat Berharga Negara senilai Rp 389 triliun dimana pada kuartal I tahun 2019 pemerintah mentargetkan penerbitan Surat Berharga Negara melalui lelang senilai Rp 185 triliun dari 7 kali lelang Surat Utang Negara dan 6 kali lelang Sukuk Negara.

    Baca: Pemerintah Lelang 4 Seri SUN untuk Penuhi Pembiayaan APBN

    Pada lelang SUN sebelumnya, pemerintah meraup dana senilai Rp 28,25 triliun dari total penawaran yang masuk mencapai Rp 55,27 triliun.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.