Cegah Defisit, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola BPJS Kesehatan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gestur pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sadiaga Uno saat menyampaikan pidato kebangsaan di JCC Senayan, Senin, 14 Januari 2019. Prabowo menyampaikan pidato kebangsaan dengan mengusung tema

    Gestur pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sadiaga Uno saat menyampaikan pidato kebangsaan di JCC Senayan, Senin, 14 Januari 2019. Prabowo menyampaikan pidato kebangsaan dengan mengusung tema "Indonesia Menang". TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta -  Calon presiden Prabowo Subianto menyinggung soal tata kelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau BPJS Kesehatan dalam pidato kebangsaan di Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta, Senin malam lalu. 

    Baca: Prabowo tentang Ekonomi Rakyat Pas-pasan, Ini Data Credit Suisse

    Prabowo mengatakan saat ini banyak rumah sakit menolak pasien BPJS Kesehatan, karena klaim tagihan dari rumah sakit sekian bulan belum dibayar. "Rumah sakit terpaksa kurangi mutu layanan," kata Prabowo, Senin malam, 14 Januari 2019.

    Jika menang dalam pemilihan presiden, Prabowo berjanji akan memperbaiki tata kelola BPJS Kesehatan dan jaringan sosial lainnya untuk mencegah defisit. "Dan meningkatkan layanan kesehatan yang berkualitas," ujar dia. 

    Bersama Sandiaga Uno, Prabowo juga berjanji akan meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial. Secara khusus Prabowo berjanji bakal memerangi kemiskinan, dan meningkatkan layanan kesehatan serta kualitas pendidikan.

    Prabowo juga menjanjikan para pekerja di bidang kesehatan dan pendidikan harus dihormati kualitas hidupnya. "Gaji-gaji mereka harus kita perbaiki. Guru guru, terutama guru-guru honorer harus kita akomodir, harus kita perbaiki kualitas hidupnya," katanya. 

    Hal itu akan Prabowo lakukan dengan program-program yang tepat sasaran seperti beasiswa atlet, beasiswa santri, dan transportasi gratis untuk pelajar, manula dan kaum disabilitas. "Kami akan pastikan jarak antara orang kaya dan orang miskin tidak semakin lebar," ujarnya. Pidato yang bertajuk "Indonesia Menang" itu dimulai pada pukul 19.30 WIB.

    Baca: Prabowo Sebut BUMN Mulai Bangkrut, Luhut: Dibesar - besarkan

    Dalam pidato kebangsaan itu, Prabowo akan menjabarkan visi misi dalam Pilpres 2019. Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga berencana menggelar pemaparan visi misi secara mandiri pada 14 Januari. Acara itu diagendakan setelah Komisi Pemilihan Umum batal menggelar pemaparan visi misi sebelum debat capres pertama 17 Januari nanti.

    Tonton video pidato kebangsaan, ini 5 fokus visi misi Prabowo - Sandiaga disini

    SYAFIUL HADI

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.