Bisnis Ritel Lesu, Kini Central Departemen Store Neo Soho Tutup

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerai Central Department Store menggelar diskon besar-besaran hingga 90 persen yang digelar dalam rangka closing down sale ini berlangsung hingga 17 Februari 2019. TEMPO/Mis Fransiska

    Gerai Central Department Store menggelar diskon besar-besaran hingga 90 persen yang digelar dalam rangka closing down sale ini berlangsung hingga 17 Februari 2019. TEMPO/Mis Fransiska

    TEMPO.CO, Jakarta - Bisnis ritel masih memasuki masa-masa yang sulit. Central Departemen Store Neo Soho mengikuti jejak supermarket Hero menutup gerainya.

    Baca juga: Anak Usaha Mitra Adiperkasa IPO dengan Total Nilai Saham Rp 897 M

    Menjelang penutupan gerai, Central Departement Store di Neo Soho, Jakarta Barat menggelar diskon hingga 90 persen hingga 17 Februari 2019. Public Relations Departemen Manager PT. Central Retail Indonesia Dimas Wisnu Wardana mengatakan penutupan departemen store dilakukan karena perusahaan mengubah strategi bisnis.

    "Kami sedang berfokus mengembangkan omni channel. Jadi kami punya service berbelanja lewat aplikasi messenger," kata Dimas saat ditemui Tempo di Central Departement Store, Neo Soho, Senin, 14 Januari 2019.

    Aplikasi yang sedang dikembangkan, kata Dimas, adalah aplikasi chat seperti WhatsApp dan Line melalui official account bukan aplikasi yang dapat diunduh. Dimas mengaku nantinya tidak menutup kemungkinan dari aplikasi messenger akan beralih ke website.

    "Kalau website kan butuh pemikiran lebih lanjut dan prosesnya lebih lama. Kita bertahap lewat omni channel dulu," ujarnya. Central Departemen Store berasal dari Thailand.

    Dimas mengatakan pihaknya tidak ingin melewatkan peluang karena pembeli Central Departement Store lebih banyak kaum muda yang ingin lebih mudah dalam berbelanja. "Orang muda lebih suka yang ada di tangan. Kami menangkap peluang itu, jadi lebih baik kami memusatkan Central di Grand Indonesia saja," ujar Dimas.

    Ihwal penutupan Central Departement Store, kata Dimas, tidak akan dibarengi dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan. Nantinya, seluruh karyawan yang direkrut melalu PT. Central Ritel Indonesia akan dipindahkan ke gerai Grand Indonesia.

    MIS FRANSISKA DEWI | DRC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tata Tertib Penonton Debat Capres 2019, KPU Siapkan Kipas

    Begini beberapa rincian yang perlu diperhatikan selama debat Capres berlangsung pada Kamis, 17 Januari 2019. Penonton akan disediakan kipas oleh KPU.