Tiket Pesawat Mahal, Menhub Panggil Bos-bos Maskapai Siang Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) bersama Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo (kanan) serta jajaran direksi Jasa Raharja meninjau kesiapan armada bus  dalam rangka Mudik Bareng Guyub Rukun Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 bersama Kementerian Perhubungan dan Jasa Raharja, di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu, 22 Desember 2018. ANTARA

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) bersama Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo (kanan) serta jajaran direksi Jasa Raharja meninjau kesiapan armada bus dalam rangka Mudik Bareng Guyub Rukun Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 bersama Kementerian Perhubungan dan Jasa Raharja, di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu, 22 Desember 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan dirinya bakal bertemu dengan direktur-direktur maskapai hari ini, Ahad 13 Januari 2019. Dia mengatakan pertemuan itu berkaitan dengan mahalnya harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik yang terjadi bekalangan ini.

    BACA: Petisi Tiket Pesawat Mahal, Kemenhub: Tarif Masih Sesuai

    "Saya hari ini jam 11.00 WIB memanggil semua direktur (maskapai). Saya akan pertanyakan mengapa anda menaikkan. Dan beberapa hari lalu saya sudah meminta kepada mereka untuk menurunkan tarif-tarif itu," kata Budi Karya ditemui area Garden City 6, Kalideres, Jakarta Barat, Ahad 13 Januari 2019.

    Sebelumnya, banyak masyarakat mengeluhkan mahalnya harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik. Keluhan muncul dalam sebuah petisi online pada situs Change.org. Petisi yang dibuat Iskandar Zulkarnain itu menuntut kepada pemerintah supaya harga tiket pesawat domestik diturunkan.

    Adapun petisi ini dibuat pada 20 Desember 2018. Pada Jumat 11 Januari 2019, pukul 17.24 WIB, dukungan terhadap petisi ini melonjak hingga mencapai 84.961 orang.

    Menurut Budi, saat ini tarif-tarif tiket pesawat tersebut memang telah naik menuju tarif batas atas. Namun, kata dia, tarif tersebut saat ini belum melebihi tarif batas atas yang ditetapkan oleh pemerintah. Budi mengaku dirinya prihatin atas adanya kenaikan tersebut, tetapi ia juga meminta masyarakat untuk melihat kenaikan tarif ini secara global.

    Budi Karya juga menjelaskan dirinya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengenai kondisi tarif pesawat yang mahal tersebut. Ia juga mengaku telah meminta salah satu pemilik maskapai yakni Lion Air Grup untuk bisa menertibkan tarif-tarif tersebut.

    "Saya minta mereka untuk melakukan kenaikan secara lebih bijaksana, lebih wise, bahwa ada akibat-akibatnya kami akan coba tertibkan," kata Budi Karya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tata Tertib Penonton Debat Capres 2019, KPU Siapkan Kipas

    Begini beberapa rincian yang perlu diperhatikan selama debat Capres berlangsung pada Kamis, 17 Januari 2019. Penonton akan disediakan kipas oleh KPU.