JK Optimistis Rupiah Bisa Menguat Kembali

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan Pemberian Apresiasi dan Penganugrahan Zona Integritas menuju WBK/WBBM Tahun 2018 di Hotel Sultan Jakarta, Senin, 10 Desember 2018. Foto: KIP Setwapres

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla masih optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika kembali menguat. Dia mengatakan, banyak faktor yang bisa mendorong pergerakan rupiah.

BACA: Rupiah Fluktuasi Terlalu Cepat, Ketua Kadin: Repot Bikin Planning

Menurut JK, sentimen penguatan rupiah salah satunya berasal dari faktor eksternal. Kondisi ekonomi Amerika yang tak sekuat sebelumnya membuat investor mengalihkan dana mereka ke luar negeri Paman Sam.

"Mudah-mudahan Bank Sentral Amerika, The Fed, tidak lagi menaikan bunganya. Kalau tidak menaikan bunganya maka (rupiah) cenderung akan stabil. Maka orang akan investasi lagi," ujar JK di kantornya, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019.

JK menuturkan masuknya investasi asing ke Indonesia tak hanya didorong kondisi ekonomi Amerika. Di dalam negeri, terjadi kenaikan suku bunga hingga 6 persen dalam enam bulan terakhir. Kenaikan itu menarik investor yang sebelumnya keluar untuk kembali menanamkan modalnya.

BACA: Rupiah Menguat, Chatib Basri Beri Warning untuk Pemerintah

JK menuturkan, pemerintah akan terus menjaga sentimen positif yang sudah berlangsung dengan mengatur defisit perdagangan dan anggaran. "Mudah-mudahan nanti bisa turun lagi (nilai tukar dolarnya)," kata dia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan masih ada ruang untuk penguatan rupiah lebih lanjut. Meskipun menurut dia, ruang tersebut tidak terlalu banyak. Keyakinan itu datang lantaran Darmin menilai nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika saat ini masih murah atau undervalue. "Masih sedikit (undervalue)," katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 7 Januari 2019.

Rupiah tercatat menguat dalam perdagangan kemarin. Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia menunjukkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika terapresiasi 245 poin. Nilainya menguat dari Rp 14.305 di perdagangan sebelumnya menjadi Rp 14.105.

Namun rupiah ditutup melemah di level Rp 14.148 per dolar Amerika hari ini. Nilainya melemah 65 poin atau 0,46 persen.






Nilai Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah 7 Poin, Tersengat Sentimen Kasus Covid di Cina

1 hari lalu

Nilai Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah 7 Poin, Tersengat Sentimen Kasus Covid di Cina

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan dalam perdagangan akhir pekan ini, mata uang rupiah ditutup melemah 7 poin.


BNI Seoul: Kenaikan Suku Bunga The Fed Menjadi Tantangan Bisnis

2 hari lalu

BNI Seoul: Kenaikan Suku Bunga The Fed Menjadi Tantangan Bisnis

Kenaikan suku bunga acuan The Fed beberapa kali sepanjang tahun 2022 memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan bisnis perbankan.


1 Riyal Qatar Berapa Rupiah? Begini Penjelasan Cara Hitungnya

3 hari lalu

1 Riyal Qatar Berapa Rupiah? Begini Penjelasan Cara Hitungnya

Penjelasan mengenai 1 Riyal Qatar berapa rupiah beserta sejarah dan cara menghitungnya.


Kurs Rupiah Ditutup Menguat Rp 15.696 per Dolar AS, Analis: Ada Ancaman Baru

4 hari lalu

Kurs Rupiah Ditutup Menguat Rp 15.696 per Dolar AS, Analis: Ada Ancaman Baru

Nilai tukar rupiah ditutup menguat 16 poin ke level Rp 15.696 per dolar AS dalam perdagangan Selasa sore, 22 November 2022.


Terpopuler: PUPR Tangani Longsoran Usai Gempa Cianjur, BI Mati-matian Stabilkan Rupiah

5 hari lalu

Terpopuler: PUPR Tangani Longsoran Usai Gempa Cianjur, BI Mati-matian Stabilkan Rupiah

Berita terpopuler bisnis pada 21 November 2022, dimulai dari PUPR yang memobilisasi personel dan alat berat ke tempat terjadinya gempa Cianjur.


Curhat Gubernur BI Mati-matian Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Turun jadi USD 130,1 M

5 hari lalu

Curhat Gubernur BI Mati-matian Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Turun jadi USD 130,1 M

Gubernur BI Perry Warjiyo blak-blakan menjelaskan bahwa pihaknya selama ini berupaya semaksimal mungkin agar bisa menstabilkan kurs rupiah.


Awal Pekan, Nilai Tukar Rupiah dan Mayoritas Mata Uang Asia Dibuka Melemah

6 hari lalu

Awal Pekan, Nilai Tukar Rupiah dan Mayoritas Mata Uang Asia Dibuka Melemah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin 21 November 2022.


Ekonom Prediksi Rupiah Menguat di Akhir Tahun: Marak IPO dan Rights Issue

6 hari lalu

Ekonom Prediksi Rupiah Menguat di Akhir Tahun: Marak IPO dan Rights Issue

Potensi penguatan nilai tukar rupiah antara lain berasal dari faktor berkurangnya tekanan inflasi dan meningkatnya aktivitas di pasar modal.


4 Penyebab Kurs Rupiah Masih Melemah di Rentang 15.600-an per Dolar AS

7 hari lalu

4 Penyebab Kurs Rupiah Masih Melemah di Rentang 15.600-an per Dolar AS

Kurs rupiah terhadap dolar AS masih melemah kendati BI sudah mengerek suku bunga acuan atau BI 7 days repo rate (BI7DRR) menjadi 5,25 persen.


1 Dolar AS Berapa Rupiah? Berikut Penjelasan dan Sekilas Sejarahnya

8 hari lalu

1 Dolar AS Berapa Rupiah? Berikut Penjelasan dan Sekilas Sejarahnya

Berikut penjelasan mengenai 1 dolar berapa rupiah hari ini, seserta sejarah penggunaan dolar AS sebagai mata uang dunia.