Macet, Pemerintah Bahas Penyederhanaan Transportasi Jabodetabek

Reporter

Kemacetan di Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat di hari pertama sistem ganjil genap, Rabu, 1 Agustus 2018. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta -Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan pemerintah membahas upaya penyederhanaan pengelolaan transportasi Jabodetabek untuk mengurangi kemacetan. "Menurut Presiden harus disederhanakan dalam sisi komandonya," kata Moeldoko kepada pers usai rapat terbatas bertopik "Pengelolaan Transportasi Jabodetabek" di Istana Negara Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019.

BACA: Jokowi: Kemacetan Bikin Kita Tiap Tahun Kehilangan Rp 65 Triliun

Moeldoko menjelaskan pemerintah pusat mempertimbangkan pengelolaan transportasi karena terdapat tiga provinsi yang terkait yakni DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Selain itu dalam kaitannya dengan otoritas, terdapat beberapa pihak yang juga terkait seperti BUMN, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta pemerintah provinsi.

Menurut Moeldoko, Wakil Presiden Jusuf Kalla akan mengkoordinasikan sejumlah pihak yang terkait dengan integrasi transportasi Jabodetabek. "Termasuk infrastruktur yang terbangun, itu bisa menjadi terintegrasi. Termasuk juga bagaimana mengelola masalah pembayaran juga terintegrasi," jelas Moeldoko.

BACA: Jokowi Keluhkan Macet di Jabodetabek

Dalam arahannya saat rapat terbatas, Presiden Joko Widodo meminta pengelolaan transportasi dapat terintegrasi dengan baik. Karena kata Jokowi, pengelolaan transportasi dan infrastrukturnya kerap tidak terkoordinasi dengan baik.

"Contoh saja urusan jalan saja ada yang dimiliki oleh Kementerian PU, Pemprov DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat. Semuanya itu kadang-kadang pengelolaannya tidak terpadu, terintegrasi, dan yang terjadi misalnya yang berkaitan pemeliharaan juga sering banyak saling menunggu," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan jika moda transportasi massal disediakan dengan baik, maka masyarakat siap didorong menggunakan transportasi umum untuk mengurangi kemacetan lalu lintas.

Baca berita tentang Jabodetabek lainnya di Tempo.co.






Survei Charta Politika, Kepuasan terhadap Jokowi 69,5 Persen

8 menit lalu

Survei Charta Politika, Kepuasan terhadap Jokowi 69,5 Persen

Yunarto menyebut kepuasan terhadap Jokowi sempat ajlok ke angka 63,5 persen pada September 2022 akibat kenaikan harga BBM.


Presiden Jokowi: Berikan Insentif bagi Investor dan Industri Produk Substitusi Impor

2 jam lalu

Presiden Jokowi: Berikan Insentif bagi Investor dan Industri Produk Substitusi Impor

Jokowi memerintahkan jajarannya untuk memberikan insentif bagi investor dan industri yang berhasil memproduksi barang substitusi impor.


Jokowi Sebut Tokoh Berambut Putih, dari Ganjar hingga Prabowo

2 jam lalu

Jokowi Sebut Tokoh Berambut Putih, dari Ganjar hingga Prabowo

Jokowi menilai bahwa calon pemimpin dengan rambut putih adalah sosok yang benar-benar memikirkan rakyat.


Pasukan Penjaga Adat Dayak Beri Pesan soal Proyek IKN di Depan Jokowi

2 jam lalu

Pasukan Penjaga Adat Dayak Beri Pesan soal Proyek IKN di Depan Jokowi

Selain soal IKN, Agustinus juga menyampaikan harapannya agar negara dapat membantu peningkatan sumber daya manusia dari anak-anak Dayak.


Jokowi Berterima Kasih ke Masyarakat Suku Dayak yang Telah Dukung IKN

4 jam lalu

Jokowi Berterima Kasih ke Masyarakat Suku Dayak yang Telah Dukung IKN

Presiden JJokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat adat suku Dayak, yang telah mendukung proyek Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.


Jokowi di Depan Masyarakat Dayak: Pemilu Setahun Lagi, Jangan Ada yang Mengadu Domba

5 jam lalu

Jokowi di Depan Masyarakat Dayak: Pemilu Setahun Lagi, Jangan Ada yang Mengadu Domba

Jokowi kembali menyerukan soal stabilitas politik menjelang Pemilu Presiden dan Legislatif yang akan tinggal setahun lagi, yaitu pada Februari 2024.


Jokowi Sebut Rambut Putih Memikirkan Rakyat, Padahal Stres Salah Satu Penyebab Uban

6 jam lalu

Jokowi Sebut Rambut Putih Memikirkan Rakyat, Padahal Stres Salah Satu Penyebab Uban

Jokowi sebut soal rambut putih karena memikirkan rakyat, padahal uban dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya karena stres.


Soal PLTN Indonesia, Perusahaan Energi Nuklir Rusia: Tak Perlu Tunggu 2040

6 jam lalu

Soal PLTN Indonesia, Perusahaan Energi Nuklir Rusia: Tak Perlu Tunggu 2040

Wakil CEO Pertama Rosatom (perusahaan energi nuklir Rusia) Kirill Komarov menyarankan Indonesia segera membangun PLTN. Simak alasannya.


Video Minta Izin Tempur ke Jokowi Viral, Benny Rhamdani: Masa Nggak Boleh Marah

6 jam lalu

Video Minta Izin Tempur ke Jokowi Viral, Benny Rhamdani: Masa Nggak Boleh Marah

Benny Rhamdani meminta Jokowi menggunakan penegakan hukum terhadap pihak yang dianggapnya menyerang pemerintah.


9 Pernyataan Bola Liar Jokowi Soal Capres 2024, Terakhir Soal Rambut Putih dan Kerut Wajah

6 jam lalu

9 Pernyataan Bola Liar Jokowi Soal Capres 2024, Terakhir Soal Rambut Putih dan Kerut Wajah

Menjelang Pilpres 2024 situasi politik mulai memanas. Presiden Jokowi setidaknya melalui 8 pernyataannya dianggap endorse kepada pihak tertentu.