Darmin Nasution Lantik Tiga Pimpinan Badan Pengusahaan Batam

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan pembangunan proyek pembangunan Infrastruktur gas dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 1 yang berlokasi di Desa Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu, 19 Desember 2018. HUMAS KEMENKO PEREKONOMIAN

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan pembangunan proyek pembangunan Infrastruktur gas dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 1 yang berlokasi di Desa Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu, 19 Desember 2018. HUMAS KEMENKO PEREKONOMIAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution melantik tiga pejabat baru untuk memimpin Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam). Ketiga pejabat yang dilantik adalah Edy Putra Irawady Purwiyanto dan Dwiyanto Eko Winaryo.

    Baca juga: Pemerintah Berencana Bubarkan BP Batam?

    "Kami percaya bahwa hal ini bisa dipikul dengan baik oleh saudara-saudara bertiga sehingga apa yang sudah diputuskan itu berjalan dengan efektif," kata Darmin dalam pidatonya usai melantik ketiganya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pekonomian, Jakarta Pusat, Senin 7 Januari 2019.

    Dalam acara ini, Edy Putra Irawady dilantik menjadi Kepala BP Batam. Sedangkan Purwiyanto dan Dwiyanto Eko Winaryo masing-masing dilantik menjadi Anggota Satu Deputi Bidang Administrasi dan Umum serta Anggota Tiga Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha di BP Batam.

    Selain melantik tiga pejabat baru, dalam acara ini Kementerian juga memberhentikan dengan hormat lima pemimpin lama sebelumnya. Kelimanya adalah Lukita Dinarsyah Tuwo sebagai Kepala BP Batam, Purwiyanto, Yusmar Anggadinata, Dwiyanto Eko Winaryo, Eko Budi Supriyanto, Bambang Purwanto sebagai deputi.

    Dalam pelantikan ini, beberapa menteri Kabinet Indonesia Kerja tampak hadir. Misalnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Selain itu, hadir pula Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun dan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Jumaga Nadeak.

    Darmin menjelaskan pelantikan ini dilakukan supaya proses persiapan dan transisi kepemimpinan sesuai dengan keputusan sidang kabinet pada 27 Desember 2018. Adapun saat ini kepemimpinan BP Batam masih dirangkap atau ex-officio oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi.

    Selain itu, kata Darmin, pemerintah kini juga tengah menyiapkan amandemen peraturan pemerintah baru. Peraturan baru ini diterbitkan supaya ada dasar hukum yang jelas bahwa Kepala BP Batam yang akan dirangkap oleh Wakilota Batam paling lambat berakhir pada 30 April 2019.

    Dalam pidatonya, Darmin juga menyarankan kepada kepala dan deputi baru, kalau ada hal yang dianggap kurang jelas silahkan menghubungi Kementerian sebagai Dewan Kawasan Batam. "Saya kira itu dia harapannya. Mudah-mudahanan berjalan dengan baik dan Tuhan memberi kelapangan dan kemudahan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.