Jokowi Sebut Ekonomi RI Aman dari Ketidakpastian Global

Reporter

Presiden Jokowi menjenguk pasien terdampak tsunami Selat Sunda yang sedang dirawat di RSUD dr. H. Bob Bazar, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu, 2 Januari 2019. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa perekonomian Indonesia tumbuh positif pada 2018 di tengah kondisi ketidakpastian global. "Saya mendapat laporan dari Menteri Keuangan, di tengah ketidakpastian ekonomi global, Alhamdulilah perekonomian nasional kita tumbuh positif," kata Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet Paripurna dengan topik Program dan Kegiatan Tahun 2019 di Istana Negara Jakarta, Kamis.

Sidang Kabinet Paripurna tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan sejumlah pejabat negara lainnya.

"Kita perkirakan (perekonomian nasional) tumbuh sekitar 5,15 persen, kemudian inflasi terkendali pada tingkat yang rendah di bawah 3,5 persen, nilai tukar rupiah juga terus bisa dijaga," kata Jokowi.

Asumsi dasar ekonomi makro nasional pada 2018 sebelumnya ditetapkan untuk pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 5,4 persen; inflasi dalam kisaran 3,5 persen; nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan berada pada Rp13.400 per dolar AS.

Selanjutnya, menurut Presiden, realisasi APBN 2018 juga menunjukkan kinerja yang sangat sehat dan kredibel.

"Laporan terakhir yang saya terima, defisit sebesar 1,76 persen dari Produk Domestik Bruto, kemudian keseimbangan primer ini juga sangat penting, keseimbangan primer negatif Rp1,8 triliun, sudah mendekati nol, ini patut kita garis bawahi, hasil ini jauh lebih baik dari target di APBN sebesar Rp87,3 triliun," ujar Jokowi.

Keseimbangan primer adalah penerimaan negara dikurangi belanja, di luar pembayaran bunga utang. Keseimbangan primer pada 2017 adalah negatif Rp29,9 triliun.

"Pendapatan Rp1.942 triliun melampaui target APBN yaitu tercapai 102,5 persen dari APBN 2018. Belanja negara untuk mendukung target pembangunan optimal mencapai 99,2 persen dari APBN 2018, sekali lagi mencapai 99,2 persen dari APBN 2018," kata Jokowi.

Pada 2019, Jokowi mengakui bahwa perekonomian Indonesia masih akan menghadapi tantangan yang tidak ringan. "Gejolak ekonomi dunia, tekanan-tekanan eksternal; oleh sebab itu sekali lagi saya minta konsolidasi antara sektor riil, dunia usaha, dunia industri dengan moneter dengan fiskal yang sudah dirancang bisa terkonsolidasi dengan baik sehingga langkah-langkah tegas dan konsisten dalam pengendalian impor dapat dilakukan, kemudian dalam memacu ekspor dan meningkatkan modal masuk lebih baik 2019 ini," kata Jokowi.

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa fokus pada 2019 adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). "Seperti sudah saya sampaikan kita akan fokus ke penyiapan SDM 2019, kita perkuat 'human capital' besar-besaran dengan melakukan 'training' dengan mengangkat lagi 'vocational school', 'vocational training' ini jadi kekuatan kita," ujar Jokowi.






Tamu di Acara Ngunduh Mantu Kaesang dan Erina Gudono Diperkirakan Capai 6.000 Orang

2 jam lalu

Tamu di Acara Ngunduh Mantu Kaesang dan Erina Gudono Diperkirakan Capai 6.000 Orang

Koordinasi pengamanan dalam rangkaian acara ngunduh mantu pernikahan Kaesang dan Erina itu tidak hanya terbatas di wilayah Kota Solo.


Orang Pilihan Jokowi akan Gantikan Marullah Matali sebagai Sekda DKI Jakarta

16 jam lalu

Orang Pilihan Jokowi akan Gantikan Marullah Matali sebagai Sekda DKI Jakarta

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menggeser Marullah Matali dari posisi Sekda DKI menjadi Deputi Gubernur


Jokowi di Depan Guru: Jangan Ilmu Usang 30 Tahun Masih Diberikan ke Siswa

18 jam lalu

Jokowi di Depan Guru: Jangan Ilmu Usang 30 Tahun Masih Diberikan ke Siswa

Jokowi meminta para guru untuk selalu memperbarui informasi yang mereka miliki dalam pembelajaran. Pesan ini disampaikan karena Jokowi melihat ilmu pengetahuan berkembang sangat cepat sekali.


Di Acara HUT PGRI, Jokowi Minta Guru Pastikan Anak Didik Kuasai Iptek dan Keterampilan Teknis

19 jam lalu

Di Acara HUT PGRI, Jokowi Minta Guru Pastikan Anak Didik Kuasai Iptek dan Keterampilan Teknis

Jokowi meminta para guru memastikan anak didiknya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi


Ganjar Pranowo Sampaikan Keluhan Guru soal PPPK ke Jokowi dan Nadiem

19 jam lalu

Ganjar Pranowo Sampaikan Keluhan Guru soal PPPK ke Jokowi dan Nadiem

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meyampaikan keluhan para guru honorer di daerahnya soal seleksi PPPK di depan Presiden Jokowi dan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.


Hari Disabilitas Internasional, Jokowi Dorong Peningkatan Kesejahteraan dan Aksesibilitas

20 jam lalu

Hari Disabilitas Internasional, Jokowi Dorong Peningkatan Kesejahteraan dan Aksesibilitas

Jokowi mendorong peningkatan kesejahteraan dan aksesibilitas bagi para penyandang disabilitas di Hari Disabilitas Internasional 2022


Gibran Rencanakan Ganti Nama Jalan Diponegoro Jadi Ngarsopuro, di Mana Kawasan Ini?

1 hari lalu

Gibran Rencanakan Ganti Nama Jalan Diponegoro Jadi Ngarsopuro, di Mana Kawasan Ini?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming berencana mengganti nama Jalan Diponegoro yang berada di depan Puro Mangkunegaran menjadi nama Jalan Ngarsopuro.


Verifikasi Faktual Calon Panglima TNI, DPR Cek Keharmonisan Rumah Tangga Yudo Margono

1 hari lalu

Verifikasi Faktual Calon Panglima TNI, DPR Cek Keharmonisan Rumah Tangga Yudo Margono

DPR mendatangi rumah dinas KSAL Laksamana Yudo Margono yang menjadi calon Panglima TNI


Ganjar Pranowo Kenang Momen Bersama Ferry Mursyidan Baldan di Komisi II DPR

1 hari lalu

Ganjar Pranowo Kenang Momen Bersama Ferry Mursyidan Baldan di Komisi II DPR

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut melayat ke rumah duka politikus senior Ferry Mursyidan Baldan hari ini Jumat, 2 Desember 2022.


Ketum Golkar Airlangga Hartanto Turut Ikut Salat Jenazah Ferry Mursyidan

1 hari lalu

Ketum Golkar Airlangga Hartanto Turut Ikut Salat Jenazah Ferry Mursyidan

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut Ferry Mursyidan Baldan telah berjasa besar bagi partainya dan dunia politik Indonesia.