Hoaks Surat Suara Sudah Dicoblos, Bea Cukai Buka Suara

Seorang pewarta foto menghadiri pembukaan rapat validasi dan approval surat suara DPR RI serta presiden dan wakil presiden Pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta, Jumat 4 Januari 2019. Selanjutnya, 17 Maret - 19 April 2019 akan digunakan intuk menyortir, melipar, dan mengepak surat suara untuk selanjutnya didistribusikan ke TPS. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi angkat bicara soal hoaks surat suara yang sudah dicoblos. Sebelumnya beredar kabar hoaks soal adanya tujuh kontainer dari luar Indonesia berisi surat suara pemilu 2019 yang sudah tercoblos.

Baca juga: Hoax 7 Kontainer Surat Suara, Pakar: Sulit Menjerat Andi Arief

"Itu tidak benar tujuh container yang diisukan berisi kotak suara yang sudah dicoblos, itu tidak benar," kata Heru Pambudi di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 7 Januari 2018.

Heru mengatakan pengawasan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sudah dilakukan sesuai standar internasional. "Karena kontainer itu harus diperlakukan sama antara satu negara dengan negara lain. Juga ada manajemen resiko, kemudian tools melalui xray, gama ray, kemudian juga masih ada pemeriksaan fisik oleh petugas," ujar dia.

Heru mengatakan pengawasan pada tahun politik sama seperti pengawasan reguler. "Saya kira ini hal yang reguler saja kami lakukan, tentunya dengan kewaspadaan dan kehati-hatian," kata dia.

Sebelumnya pesan viral beredar hoaks surat suara yang sudah dicoblos sempat membuat geger jajaran Komisi Pemiluhan Umum (KPU). Pesan itu beredar sejak Rabu sore, 2 Januari 2019, menyebut surat suara datang dari Cina dan dicoblos untuk pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

KPU tak tinggal diam. Ketua KPU Arief Budiman dan beberapa komisioner lantas bergerak mengecek lokasi datangnya kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. "Melihat perkembangan yang sudah sedemikian luar biasa, kami putuskan berangkat," ujar Arief kepada Tempo, Jumat, 4 Januari 2019.

Arief dan jajarannya bergerak ke Pelabuhan Tanjung Priok dari kantor KPU yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat sekitar pukul 22.15 WIB. Komisioner KPU lain turut mendampinginya, Ilham Sahputra, Hasyim Asyari, Viryan Azis, dan Pramono Tanthowi Ubaid.

Setibanya di pelabuhan, Arief dan kawan-kawan langsung menuju kantor Bea Cukai Tanjung Priok. Di sana mereka menggelar rapat tertutup bersama petugas Bea Cukai dan perwakilan TNI Angkatan Laut pelabuhan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diwakili oleh Mochammad Afifuddin dan Rahmat Bagja turut dalam pengecekan ini.

Sekitar satu jam berembuk, Arief keluar bersama komisoner KPU, anggota Bawaslu, dan petugas Bea Cukai menemui kerumunan awak media. Dia menyatakan informasi 7 kontainer surat suara yang telah dicoblos adalah kabar bohong alias hoax. "Hari ini kami memastikan ke Bea Cukai berita tentang 7 kontainer tersebut itu tidak benar," kata dia. Setelah memastikan berita itu hoax, KPU pulang pada dini hari.

Kabar hoaks surat suara tercoblos ini banyak beredar di media sosial sejak Rabu sore. Salah seorang yang turut menginformasikannya adalah Andi Arief. Melalui akun Twitter resminya @AndiArief_, politikus Partai Demokrat ini menyampaikan informasi ada 7 kontainer surat suara tiba di Tanjung Priok.

HENDARTYO HANGGI | SYAFIUL HADI






Belasan Triliun Uang Ilegal Masuk RI, Kepala PPATK Cerita Penukaran Uang dengan Koper di Mal Singapura

6 hari lalu

Belasan Triliun Uang Ilegal Masuk RI, Kepala PPATK Cerita Penukaran Uang dengan Koper di Mal Singapura

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana membeberkan ada belasan triliun rupiah uang yang masuk ke Indonesia tak dilaporkan ke Bea Cukai.


Jutaan Barang Ilegal Dimusnahkan, Bea Cukai: Potensi Kerugian Negara Rp 3 Miliar Lebih

8 hari lalu

Jutaan Barang Ilegal Dimusnahkan, Bea Cukai: Potensi Kerugian Negara Rp 3 Miliar Lebih

Potensi kerugian negara dari pungutan bea cukai atas ribuan barang sitaan ini ditaksir mencapai lebih dari Rp 3 miliar.


Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak, BPKN Curiga Bahan Obat Tercemar

26 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak, BPKN Curiga Bahan Obat Tercemar

BPKN menyebut bahan obat sirop menyebabkan gagal ginjal akut pada anak berpotensi terkontaminasi saat proses impor.


WNA Asal Peru Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Selundupkan 116 Butir Kokain dengan Cara Ditelan

42 hari lalu

WNA Asal Peru Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Selundupkan 116 Butir Kokain dengan Cara Ditelan

Penyelundup narkoba yang ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta itu hendak mengedarkan narkoba itu di Jakarta dan Bali.


1,09 Juta Rokok Ilegal Disita dari Kapal SB Sea Star di Batam, Pelaku Kabur Terjun ke Laut

47 hari lalu

1,09 Juta Rokok Ilegal Disita dari Kapal SB Sea Star di Batam, Pelaku Kabur Terjun ke Laut

Kapal SB Sea Star di perairan Pulau Galang, Kota Batam, Senin, 4 Oktober 2022 lalu dItangkap karena ketahuan mengangkut 1,09 juta rokok ilegal.


Pemkab Bogor Serahkan Ribuan Bungkus Rokok Ilegal Hasil Sitaan ke Bea Cukai

50 hari lalu

Pemkab Bogor Serahkan Ribuan Bungkus Rokok Ilegal Hasil Sitaan ke Bea Cukai

Rokok ilegal yang sempat beredar di sejumlah warung di Kabupaten Bogor itu memiliki berbagai merek, seperti Gucci hingga Dubai.


Hentikan Peredaran 179 Kg Sabu, Kapolda Aceh: 895 Ribu Generasi Muda Terselamatkan

50 hari lalu

Hentikan Peredaran 179 Kg Sabu, Kapolda Aceh: 895 Ribu Generasi Muda Terselamatkan

Polda Aceh berhasil menangkap sindikat narkoba jaringan internasional Malaysia-Indonesia. "895 ribu generasi muda terselamtkan," kata Kapolda Aceh.


Begini Cara Mengurus Dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

59 hari lalu

Begini Cara Mengurus Dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) adalah dokumen surat pemberitahuan yang wajib dibuat eksportir sebagai tanda bukti jaminan legalitas barang.


Faktor-faktor yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Naikkan Cukai Rokok

30 September 2022

Faktor-faktor yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Naikkan Cukai Rokok

Pemerintah tetap berhati-hati dalam menetapkan kebijakan terhadap tarif cukai rokok agar tidak menganggu kesejahteraan petani tembakau.


Bea Cukai Batam Tangkap Kapal Tanker Diduga Selundupkan 600.000 Liter Solar

28 September 2022

Bea Cukai Batam Tangkap Kapal Tanker Diduga Selundupkan 600.000 Liter Solar

Bea Cukai Batam mengamankan satu unit Kapal Tanker MT Zakira diduga menyeludupkan 600.000 liter minyak solar High Speed Diesel (HSD).