Harga BBM Non Subsidi Turun, Ekonom: Ekspektasi Inflasi Terjaga

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 21-ekbis-konsumsiBBM-nonSubsidi

    21-ekbis-konsumsiBBM-nonSubsidi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah mengatakan penurunan harga bahan bakar minyak atau harga BBM non subsidi akan membantu terjaganya ekspektasi inflasi di tengah realisasi inflasi sepanjang 2018 di level rendah.

    Baca juga: Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Hari Ini

    "Penurunan ini memang tidak akan membuat harga-harga turun, tapi akan membantu pembentukan ekspektasi inflasi yang lebih rendah," kata Piter saat dihubungi, Senin, 7 Januari 2019.

    Piter yakin inflasi bisa terus stabil dalam rentang target Bank Indonesia dan pemerintah. "Sepanjang supply khususnya barang pangan terjaga dan tidak terjadi lonjakan demand, dengan ekspektasi inflasi yang terjaga," ujar dia.

    Sebelumnya PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM Non Subsidi dengan besaran yang bervariatif. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan penurunan harga itu, seiring dengan turunnya harga rata-rata minyak mentah dunia dan penguatan rupiah terhadap dolar Amerika.

    Menurut Nicke, penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina telah sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku. "Kami telah berkordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama pelanggan setia produk-produk Pertamina,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat, 4 Januari 2018.

    Sementara Direktur Pemasaran Retail, Mas’ud Khamid mengatakan penyesuaian BBM Non Subsidi tersebut berlaku mulai Sabtu 5 Januari 2019 pukul 00.00 waktu setempat. Adapun jenis BBM yang mengalami penyesuaian harga sebagai berikut :

    - Pertalite turun sebesar Rp 150 per liter jadi Rp 7.650
    - Pertamax turun sebesar Rp 200 per liter jadi Rp 10.200
    - Pertamax Turbo turun sebesar Rp 250 per liter jadi Rp 12.000
    - Dexlite turun sebesar Rp 200 per liter jadi Rp 10.300
    - Dex turun sebesar Rp 100 per liter jadi Rp 11.750

    Mas’ud mengatakan Pertamina akan terus mengevaluasi secara berkala harga BBM non-subsidi sesuai dengan dinamika  harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah di pasar global.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.