Proyek Bendungan Bendo Ditargetkan Selesai Akhir 2019

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadumuljono (kedua kiri) dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan (kedua kanan) meninjau Bendungan Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, 17 Maret 2016. Bendungan Jatigede akan dimanfaatkan untuk irigasi, sarana penyedia air baku, dan PLTA. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadumuljono (kedua kiri) dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan (kedua kanan) meninjau Bendungan Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, 17 Maret 2016. Bendungan Jatigede akan dimanfaatkan untuk irigasi, sarana penyedia air baku, dan PLTA. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan penyelesaian Bendungan Bendo pada akhir 2019. 

    Simak: Bendungan Ciawi dan Sukamahi Rampung Akhir Tahun Depan

    Bendungan ini bakal menjadi sumber irigasi bagi 7.700 hektare sawah di Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Madiun, Jawa Timur. 

    Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Hari Suprayogi mengatakan pembangunan Bendo sudah dimulai sejak 2013.

    Namun, pembangunan sempat tertunda karena kendala pembebasan lahan. Saat ini, progres pembebasan lahan telah mencapai 94% dan progres konstruksi sebesar 77%.

    "Lahannya sudah bebas seluas 277 hektare dari 295 hektar lahan yang dibutuhkan," ujar Yogi dalam siaran pers, Sabtu 5 Januari 2019.

    Untuk diketahui, Bendungan Bendo merupakan bendungan multiguna dan dibangun dengan luas genangan 169,64 hektare.

    Bendungan ini sanggup menampung air hingga 43,14 juta meter kubik dan menjadi sumber air untuk kebutuhan irigasi lahan pertanian.

    Di samping itu, Bendungan Bendo juga menjadi sumber air baku domestik dan industri untuk Ponorogo dan Madiun.

    Kapasitas air baku untuk Madiun mencapai 418 liter per detik sedangkan Ponorog sebesar 372 liter per detik. Bendungan juga bisa mengurangi debit banjir Kota Ponorogo hingga 70%.

    Bendungan Bendo setinggi 71 meter akan membendung Sungai Keyang, anak sungai Bengawan Madiun.

    Pembangunan bendungan digarap oleh KSO Wijaya Karya, Hutama Karya, Nindya Karya. Adapun, pembiayaan berasal dari APBN sebesar Rp716,58 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Depresi Atas Gagal Nyaleg

    Dalam pemilu 2019, menang atau kalah adalah hal yang lumrah. Tetapi, banyak caleg yang sekarang mengalami depresi karena kegagalannya.