Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

ESDM: Cadangan Listrik di Labuan Bajo Sudah Lebih dari 20 Persen

image-gnews
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar di kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Maret 2018. TEMPO/Lani Diana
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar di kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Maret 2018. TEMPO/Lani Diana
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM, Arcandra Tahar mengatakan saat ini dari segi kelistrikan cadangan daya yang ada di Labuan Bajo sudah di atas 20 persen. Karena itu, Arcandra meminta kepada masyarakat dan investor untuk tak perlu lagi khawatir mengenai kurangnya pasokan listrik.

Simak: Tak Bakal Naikkan Tarif Listrik di 2019, ESDM: Bukan Alasan Politis

"Jadi jangan khawatir lagi soal listrik. Apalagi kalau perekonomian makin tumbuh, silakan datang berinventasi. PLN siap untuk membantu. Dengan adanya pembangkit, terutama hadirnya PLTMG Rangko, kelistrikan Labuan Bajo sudah sangat baik,” kata Arcandra seperti dikutip dari keterangan tertulisnya yang diperoleh Tempo, Jumat, 4 Januari 2018.

Sebelumnya, pada Jumat lalu, Arcandra menuju ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur untuk memastikan keandalan pasokan listrik. Sebab, saat ini Labuan Bajo merupakan telah mendapat sorotan sebagai salah satu dari sepuluh destinasi terbaik di Asia.

Adapun saat ini kondisi sistem kelistrikan di Labuan Bajo telah berstandar dunia dengan adanya beberapa proyek pembangunan yang menunjang kondisi kelistrikan di sana. Misalnya, pembangunan jaringan MVTIC sepanjang 35,649 kms, pembangunan jaringan A3CS dan rekonduktoring sepanjang 30 kms dan pekerjaan uprating JTM 32 kms. Selain itu, dilakukan pula rehabilitasi sebanyak 52 unit gardu, pembangunan GH Gorontalo dan Lembor, serta nantinya pengadaan mini SCADA di Labuan Bajo.

Direktur Regional Jawa Bagian Timur Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko R. Abumanan mengatakan saat ini daya tampung pembangkit pada sistem Flores juga sudah mencapai 35.998 kW. Hal ini karena adanya tambahan dari PLTMG Rangko sebanyak 23.448 kW yang sudah beroperasi sejak Juli 2018. Kemudian ada pula dari PLTP Ulumbu 9.000 kW ini sudah interkoneksi sistem Flores.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Sedangkan untuk PLTD Golobilas 3.000kW, PLTD Waso 450 kW, dan 100kW PLTMH Wae Garit saat ini off dan standby apabila diperlukan," kata Djoko dalam siaran pers yang sama.

Djoko juga menjelaskan bahwa kondisi beban puncak sistem Manggarai yang melingkupi Labuan Bajo dan Ruteng saat ini telah mencapai 18,9 MW dengan sistem kelistrikan yang memiliki surplus daya hingga 47,9 persen. Sedangkan dari fasilitas jaringan, PLN telah memiliki Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 187 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 166 kms, 3 Gardu Induk di Ruteng, Ulumbu, dan Labuan Bajo dengan kapasitas 1x30 MVA dan gardu sebanyak 143 buah serta sudah melayani 19.157 pelanggan.

Djoko menambahkan saat ini PLN sudah menyiapkan Transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 KV Ruteng-Ulumbu dengan 72 titik tower dan SUTT 70 kV Ruteng-Labuan Bajo sebanyak 230 titik tower yang proyeknya sudah mencapai 100 persen. Fasilitas ini diharapkan bisa meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Labuan Bajo dan sistem kelistrikan Flores.

"Karena melihat pertumbuhan listrik paling tinggi salah satunya di NTT ada di Labuan Bajo dengan daerah wisata yang semakin maju. Jadi mari para investor datang ke Labuan Bajo untuk perekonomian yang lebih baik,” kata Djoko.

Simak berita tentang ESDM hanya di Tempo.co

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Rusia Batasi Pasokan Listrik ke Cina Gara-gara Berselisih Tarif

6 jam lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Cina Xi Jinping menghadiri pertemuan di Kremlin di Moskow, Rusia, 20 Maret 2023. Putin mengatakan kepada Xi dalam pertemuannya bahwa dia telah melihat proposal Cina tentang bagaimana menyelesaikan konflik di Ukrain. Sputnik/Sergei Karpukhin/Pool via REUTERS
Rusia Batasi Pasokan Listrik ke Cina Gara-gara Berselisih Tarif

Cina menolak kenaikan harga tarif listrik oleh perusahaan Rusia. Akibatnya pasokan listrik terancam dibatasi.


Kronologi Turis China Hilang di TKN Komodo

20 jam lalu

Wisatawan berkunjung di Pulau Rinca, Kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.  Tempo/Tony Hartawan
Kronologi Turis China Hilang di TKN Komodo

Tim SAR melaporkan hilangnya turis asal China di Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat.


Kementerian ESDM Sebut Potensi Gas Indonesia Besar: Cukup untuk Kebutuhan Dalam Negeri

1 hari lalu

Blok Masela. antaranews.com
Kementerian ESDM Sebut Potensi Gas Indonesia Besar: Cukup untuk Kebutuhan Dalam Negeri

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji, mengklaim potensi gas Indonesia besar.


Gelar Penghargaan Migas, Menteri ESDM Soroti Soal Keselamatan Kerja

1 hari lalu

Sambutan Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam acara penghargaan keselamatan kerja minyak dan gas bumi tahun 2023 di Hotel JW Marriot, Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2023. TEMPO/Defara Dhanya
Gelar Penghargaan Migas, Menteri ESDM Soroti Soal Keselamatan Kerja

Minyak dan gas bumi atau migas dalam transisi energi merupakan sumber daya strategis dan komoditas vital yang memberikan kontribusi signifikan


7 Cara Menghemat Listrik yang Bisa Dilakukan dan Manfaatnya

1 hari lalu

7 Cara Menghemat Listrik yang Bisa Dilakukan dan Manfaatnya

Ada banyak cara menghemat listrik yang bisa dilakukan. Mulai dari mematikan alat elektronik hingga memanfaatkan cahaya alami.


Daftar Formasi CPNS Kementerian ESDM 2023, Link, dan Persyaratannya

2 hari lalu

Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). TEMPO/Subekti
Daftar Formasi CPNS Kementerian ESDM 2023, Link, dan Persyaratannya

Sebelum ditutup pada 9 Oktober nanti, berikut ini daftar formasi CPNS Kementerian ESDM 2023, syarat, dan cara daftarnya.


Kementerian ESDM Beri 125 Unit Lampu Jalan Bertenaga Surya untuk Pemkab Tangerang

2 hari lalu

Lampu penerangan jalan yang menggunakan energi tenaga surya di Jalan Aek Natolu, Ajibata, Sumatera Utara. Foto: Signify.
Kementerian ESDM Beri 125 Unit Lampu Jalan Bertenaga Surya untuk Pemkab Tangerang

Program dari Kementerian ESDM tersebut diharapkan bisa ditindaklanjuti dengan penambahan titik lampu jalan di wilayah Kabupaten Tangerang.


Kementerian ESDM Beri 7 Kontraktor Penghargaan Subroto 2023

3 hari lalu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif membuka Pertemuan Pejabat Senior ASEAN ke-41 tentang Energi (41st ASEAN SOME) di Sekretariat ASEAN di Jakarta, Senin (19 Juni 2023). (ANTARA/Kementerian HO-ESDM)
Kementerian ESDM Beri 7 Kontraktor Penghargaan Subroto 2023

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan anugerah penghargaan Subroto 2023 kepada tujuh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).


Ketahui Tarif Dasar Listrik Non Subsidi Juli-September 2023

6 hari lalu

Petugas PLN tengah memasang Smart meter AMI (Advance Metering Infrastructure) pada rumah pelanggan PLN kawasan Grogol Petamburan, Jakarta, Kamis, 20 Juli 2023. Dengan Smart Meter AMI, penggunaan energi listrik pelanggan dapat dilakukan diketahui PLN dari jarak jauh. Tempo/Tony Hartawan
Ketahui Tarif Dasar Listrik Non Subsidi Juli-September 2023

Simak informasi mengenai tarif dasar listrik 2023 terbaru non subsidi untuk periode Juli-September serta tips menghematnya.


IESR Perkirakan Permintaan Batu Bara di Indonesia Turun hingga 20 Persen setelah 2030

7 hari lalu

Ilustrasi Batu Bara. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/nym.
IESR Perkirakan Permintaan Batu Bara di Indonesia Turun hingga 20 Persen setelah 2030

Institute for Essential Services Reform (IESR) memprediksi akan terjadi penurunan permintaan batu bara di Indonesia setelah 2030.