Jokowi Ungkap Alasan 45 dari 300 Rusun Dibangun di Jawa Timur

Reporter

Presiden RI Joko Widodo meninjau salah satu lokasi rehabilitasi irigasi di Sungai Lodoyo saat berkunjung ke Blitar, Jawa Timur, Kamis 3 Januari 2019. ANTARA FOTO/Irfan Anshori

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan pemerintah membangun setidaknya 300 rumah susun (rusun) di seluruh Indonesia dan sekitar 45 di antaranya berada di Jawa Timur.



Baca juga: Jokowi Soroti Harga Beras Karena Berpengaruh ke Inflasi

"Untuk rusun ini, tahun ini saja, kami bangun 300 dan 45 di antaranya ada di Jatim. Paling banyak memang di Jatim karena di sini rusun itu betul-betul dipakai dan sangat dibutuhkan," ujar Jokowi seusai meresmikan proyek infrastruktur di Tulungagung, Jumat, 4 Januari 2019.

Hari ini, Jokowi meresmikan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, yakni Rusun Mahasiswa IAIN Tulungagung, Rusun Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung, Rusun Sewa Jepun Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tulungagung, dan Jembatan "Ngujang II".

Menurut pengamatan Jokowi, kualitas pengerjaan rusun-rusun tersebut cukup bagus sehingga diharapkan fasilitas semacam ini bisa dimanfaatkan secara maksimal bagi mahasiswa dan masyarakat. Namun, Presiden mengungkapkan budaya untuk tinggal di rusun masih belum terbangun.

"Ini kan masalah budaya tinggal di rusun, ada yang sudah siap ada yang belum. Saya sampaikan tadi di Jatim lebih siap," ujarnya.

Rusun Mahasiswa IAIN Tulungagung memiliki 3 lantai dengan jumlah 37 unit dan kapasitas 144 mahasiswa. Pembangunannya menelan biaya Rp 9,47 miliar dan selesai dibangun pada 2018.

Infrastruktur kedua yang diresmikan Jokowi adalah Rusun Mahasiswa STKIP PGRI yang berjumlah 3 lantai dengan 37 unit dan kapasitas 144 mahasiswa. Pembangunan rusun ini memakan biaya Rp 8,35 miliar.

Rusun ketiga adalah Rusunawa Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Jepun yang memiliki 5 lantai dengan jumlah 70 unit dan bertipe 36. Pembangunan rusun bagi MBR ini menelan biaya hingga Rp 20,1 miliar.

Infrastruktur terakhir yang diresmikan Jokowi adalah Jembatan Ngujang II. Bentang jembatan mencapai 220 meter dengan lebar 9 meter, serta bernilai kontrak Rp 35,5 miliar. Jembatan Ngujang II merupakan bagian dari Lingkar Tulungagung yang dibangun untuk mengatasi kemacetan pada jalan nasional yang melintasi Tulungagung.

BISNIS






Rincian Harta Kekayaan Yudo Margono Calon Panglima TNI, Sebagian Besar Tanah Termasuk di Papua

12 menit lalu

Rincian Harta Kekayaan Yudo Margono Calon Panglima TNI, Sebagian Besar Tanah Termasuk di Papua

KSAL Laksamana Yudo Margono diusulkan Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa. Ini harta kekayaannya versi LHKPN.


Survei Charta Politika: 59,7 Persen Masyarakat Ingin Jokowi Reshuffle Kabinet

27 menit lalu

Survei Charta Politika: 59,7 Persen Masyarakat Ingin Jokowi Reshuffle Kabinet

Survei lembaga Charta Politika Indonesia menyebut sebanyak 59,7 persen responden menginginkan agar Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet


Survei Charta Politika, Kepuasan terhadap Jokowi 69,5 Persen

40 menit lalu

Survei Charta Politika, Kepuasan terhadap Jokowi 69,5 Persen

Yunarto menyebut kepuasan terhadap Jokowi sempat ajlok ke angka 63,5 persen pada September 2022 akibat kenaikan harga BBM.


Presiden Jokowi: Berikan Insentif bagi Investor dan Industri Produk Substitusi Impor

2 jam lalu

Presiden Jokowi: Berikan Insentif bagi Investor dan Industri Produk Substitusi Impor

Jokowi memerintahkan jajarannya untuk memberikan insentif bagi investor dan industri yang berhasil memproduksi barang substitusi impor.


Jokowi Sebut Tokoh Berambut Putih, dari Ganjar hingga Prabowo

2 jam lalu

Jokowi Sebut Tokoh Berambut Putih, dari Ganjar hingga Prabowo

Jokowi menilai bahwa calon pemimpin dengan rambut putih adalah sosok yang benar-benar memikirkan rakyat.


Pasukan Penjaga Adat Dayak Beri Pesan soal Proyek IKN di Depan Jokowi

3 jam lalu

Pasukan Penjaga Adat Dayak Beri Pesan soal Proyek IKN di Depan Jokowi

Selain soal IKN, Agustinus juga menyampaikan harapannya agar negara dapat membantu peningkatan sumber daya manusia dari anak-anak Dayak.


Jokowi Berterima Kasih ke Masyarakat Suku Dayak yang Telah Dukung IKN

4 jam lalu

Jokowi Berterima Kasih ke Masyarakat Suku Dayak yang Telah Dukung IKN

Presiden JJokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat adat suku Dayak, yang telah mendukung proyek Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.


Jokowi di Depan Masyarakat Dayak: Pemilu Setahun Lagi, Jangan Ada yang Mengadu Domba

5 jam lalu

Jokowi di Depan Masyarakat Dayak: Pemilu Setahun Lagi, Jangan Ada yang Mengadu Domba

Jokowi kembali menyerukan soal stabilitas politik menjelang Pemilu Presiden dan Legislatif yang akan tinggal setahun lagi, yaitu pada Februari 2024.


Jokowi Sebut Rambut Putih Memikirkan Rakyat, Padahal Stres Salah Satu Penyebab Uban

6 jam lalu

Jokowi Sebut Rambut Putih Memikirkan Rakyat, Padahal Stres Salah Satu Penyebab Uban

Jokowi sebut soal rambut putih karena memikirkan rakyat, padahal uban dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya karena stres.


Soal PLTN Indonesia, Perusahaan Energi Nuklir Rusia: Tak Perlu Tunggu 2040

6 jam lalu

Soal PLTN Indonesia, Perusahaan Energi Nuklir Rusia: Tak Perlu Tunggu 2040

Wakil CEO Pertama Rosatom (perusahaan energi nuklir Rusia) Kirill Komarov menyarankan Indonesia segera membangun PLTN. Simak alasannya.