Janji Bos Baru Komite Nasional Keuangan Syariah Ventje Rahardjo

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro melantik Ventje Rahardjo Soedigno menjadi Direktur Eksekutif Komite Nasional Keuangan Syariah di Gedung Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis, 3 Desember 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Direktur Utama Bank BRI Syariah, Ventje Rahardjo Soedigno resmi dilantik menjadi Direktur Eksekutif Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Dalam waktu dekat, Ventje beserta direktur lainnya berjanji bakal memperkuat sejumlah sektor industri keuangan syariah di Indonesia, baik itu perbankan, asuransi, hingga lembaga pembiayaan lainnya.

Baca juga: Jokowi Tunjuk Eks Dirut BRI Syariah Jadi Bos Komite Nasional Keuangan Syariah

"Kasih kami waktu maksimum satu bulan lah, mungkin kami sudah punya sesuatu, nanti tagih ke saya," ujar Ventje saat ditemui usai pelantikan di Gedung Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis, 3 Januari 2018.

Namun, Ventje belum banyak merinci pengembangan seperti apa yang akan dilakukan ke depan karena masih harus mempelajari semua sektor keuangan syariah yang ingin dikembangkan. Pada intinya, kata dia, Komite bakal memperkuat infrastruktur untuk pendalaman pasar keuangan syariah.

"Ada beberapa pengembangan bank syariah agar lebih kuat dari sekarang, asuransi syariah dan juga financing syariah."

Menurut Ventje, Komite akan berupaya untuk memperkuat daya saing dari perbankan syariah yang ada di Indonesia. Ini juga sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai global hub atau pusat dari industri keuangan syariah dunia. "Tapi belum rinci sekali, nanti kami mesti bicara dengan pelaku usahanya."

Hari ini, Ventje dan lima direktur lainnya dilantik langsung Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Lima direktur lainnya yaitu Taufiq Hidayat sebagai Direktur Bidang Hukum dan Standar Pengelolaan Keuangan Syariah, Ronald Rulindo sebagai Direktur Bidang lnovasi Produk, Pendalaman Pasar, dan Pengembangan lnfrastruktur Sistem Keuangan Syariah.

Kemudian Ahmad Juwaini sebagai Direktur Bidang Keuangan lnklusif, Dana Sosial Keagamaan, dan Keuangan Mikro Syariah. Sutan Emir Hidayat sebagai Direktur Bidang Pendidikan dan Riset Keuangan Syariah. Lalu, Afdhal Aliasar sebagai Direktur Bidang Promosi dan Hubungan Eksternal. Para pejabat tersebut terpilih melalui proses seleksi selama bulan Oktober hingga Desember 2018. 

Sementara itu, Bambang Brodjonegoro menyebut Komite Nasional Keuangan Syariah bakal ditugaskan untuk mengawal implementasi Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (AKSI) yang telah diluncurkan pemerintah sejak awal tahun lalu. Berbagai target diatur dalam masterplan itu di antaranya menarik investasi asing dan tabungan domestik untuk membiayai proyek-proyek nasional, entah itu pendidikan, infrastruktur, dan pertanian.






Pahami 17 Jenis Akad di Bank Syariah, Berikut Penjelasannya

5 hari lalu

Pahami 17 Jenis Akad di Bank Syariah, Berikut Penjelasannya

Menjadi nasabah bank syariah, pahami beberapa jenis akad keuangan syariah. Berikut 17 jenisnya dan penjelasannya.


Kemenkeu Lelang Sukuk 1 November, Target Dana Rp 5 Triliun

38 hari lalu

Kemenkeu Lelang Sukuk 1 November, Target Dana Rp 5 Triliun

Seri sukuk yang akan diterbitkan adalah Surat Perbendaharaan Negara-Syariah (SPN-S) dan Project Based Sukuk (PBS).


Prudential Syariah Percepat Literasi Keuangan Syariah Indonesia

30 September 2022

Prudential Syariah Percepat Literasi Keuangan Syariah Indonesia

Setelah resmi berdiri sebagai entitas mandiri, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) mendorong kemajuan perekonomian syariah melalui Syariah Knowledge Centre.


Bank Syariah Indonesia Bidik Target Laba 2022 Tumbuh 40 Persen

15 September 2022

Bank Syariah Indonesia Bidik Target Laba 2022 Tumbuh 40 Persen

Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan laba perusahaan melesat tumbuh sebesar 30 persen sampai 40 persen.


BP Tapera Tanamkan Rp 169,5 Miliar di Pasar Uang Syariah

7 September 2022

BP Tapera Tanamkan Rp 169,5 Miliar di Pasar Uang Syariah

KIK Pemupukan Dana Tapera Pasar Uang Syariah merupakan produk di pasar modal yang diperuntukkan bagi pengelolaan Dana Pemupukan Dana Tapera.


Ma'ruf Amin Telah Resmikan Tapera Syariah, Begini Penjelasan Model Bisnisnya

27 Agustus 2022

Ma'ruf Amin Telah Resmikan Tapera Syariah, Begini Penjelasan Model Bisnisnya

Wapres Ma'ruf Amin meresmikan Peluncuran Tapera Syariah, pada Selasa, 23 Agustus 2022 lalu secara virtual. Apakah Tapera Syariah itu?


Ma'ruf Amin Akan Tinjau Pengolahan Sawit di Riau, Besok

24 Agustus 2022

Ma'ruf Amin Akan Tinjau Pengolahan Sawit di Riau, Besok

Ma'ruf Amin bertolak ke Pekanbaru, Riau, untuk meresmikan operasional Bank Riau Kepri Syariah dan meninjau pengolahan sawit.


Ma'ruf Amin Resmikan Topping Off Menara Syariah Agung Sedayu dan Salim Group

23 Agustus 2022

Ma'ruf Amin Resmikan Topping Off Menara Syariah Agung Sedayu dan Salim Group

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meresmikan topping off Menara Syariah yang dibangun oleh dua grup bisnis di Tanah Air, Agung Sedayu dan Salim.


Tapera Syariah Resmi Diluncurkan, Ma'ruf Amin: Sesuai Qanun Aceh

23 Agustus 2022

Tapera Syariah Resmi Diluncurkan, Ma'ruf Amin: Sesuai Qanun Aceh

Wakil Presiden Ma'ruf Amin resmi meluncurkan Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera Syariah, yang jadi salah satu program di Badan Pengelola atau BP Tapera.


Pantai Rockingham, Destinasi Wisata Syariah di Selatan Perth Australia

29 Juni 2022

Pantai Rockingham, Destinasi Wisata Syariah di Selatan Perth Australia

Pantai Rockingham di selatan Perth, Australia, memiliki jalur di tepi pantai yang ramah pejalan kaki, pesepeda, tunanetra, dan pengguna kursi roda.