Sri Mulyani: Penerimaan Negara 2018 Rp 1.942 T, Lampaui Target

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan pengarahan dalam Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 di Kemenkeu, Jakarta, Senin 10 Desember 2018. Dalam kesempatan itu Sri Mulyani mengingatkan pemerintah daerah tidak menggunakan makelar untuk proses pencairan dana transfer ke daerah karena tidak sesuai dengan tata kelola yang berlaku. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan realisasi pendapatan negara pada 2018 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ia mengatakan penerimaan negara tahun 2018 ini mencapai Rp 1.942,3 triliun atau tumbuh sebesar 16,6 persen dari tahun 2017.

Baca juga: Sri Mulyani Yakin Kinerja Fiskal Tahun Ini Sebaik 2018

"Angka tersebut juga melampaui target APBN sebesar 102,5 persen," kata dia di Kementerian Keuangan, Selasa, 2 Januari 2018. Adapun target APBN 2018 yaitu sebesar Rp 1.894,7 triliun.

Sri Mulyani mengatakan penerimaan perpajakan pada 2018 mencapai Rp 1.521,4 triliun atau tumbuh sebesar 13,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut merupakan 94 persen dari target APBN 2018 sebesar Rp 1.618,1 triliun.

Sementara itu untuk penerimaan negara bukan pajak atau PNBP di tahun 2018 mencapai Rp 407,1 triliun arau tumbuh sebesar 30,8 persen. Angka tersebut juga melampaui target APBN 2018 sebesar 147,8 persen.

Untuk penerimaan hibah pada 2018 ini yaitu sebesar Rp 13,9 triliun atau meningkat 19,5 persen dari tahun lalu. Angka-angka tersebut, kata Sri Mulyani, merupakan angka sementara per 31 Desember 2018 dan masih bisa berubah.

Sri Mulyani mengungkapkan pemerintah mungkin saja menghadapi ketidakpastian pada tahun anggaran 2019. Hal tersebut berupa tantangan fluktuasi harga komoditas dan migas serta aktivitas perdagangan global yang cenderung melambat.

"Meski mengumpulkan pajak cukup besar, dunia usaha mesti merasakan insentif yang besar juga. Dalam menciptakan keseimbangan, insentif perpajakan akan terus kami dorong untuk meningkatkan daya saing," tutur Sri Mulyani.

BISNIS






Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

1 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat kemarin 25 November dimulai dari BLT BBM akan cair lagi di bulan depan.


Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

1 hari lalu

Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

Panglima TNI Andika Perkasa bulan depan pensiun. Berapakah batas usia pensiun prajurit TNI, dan berapa besaran gajinya?


BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

2 hari lalu

BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

BLT BBM merupakan subsidi untuk masyarakat yang diberikan setelah pemerintah mengerek harga Pertalite dan Solar.


APBN Defisit Rp 169,5 Triliun, Sri Mulyani Yakin Akhir Tahun Lebih Baik

2 hari lalu

APBN Defisit Rp 169,5 Triliun, Sri Mulyani Yakin Akhir Tahun Lebih Baik

Sri Mulyani menuturkan defisit APBN akan terjadi sampai akhir tahun, namun angkanya membaik dan masih sesuai dengan target dalam Perpres.


Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Kaji Pemberian Bantuan Cegah PHK, Dana Pemda Nganggur Rp 278 T

2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Kaji Pemberian Bantuan Cegah PHK, Dana Pemda Nganggur Rp 278 T

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis, 24 November 2022, dimulai dari Sri Mulyani mempertimbangkan pemberian bantuan PHK.


PPh 21 hingga Oktober Tumbuh 21 Persen, Sri Mulyani: Jika Dibandingkan Berita PHK Jadi Kikuk

2 hari lalu

PPh 21 hingga Oktober Tumbuh 21 Persen, Sri Mulyani: Jika Dibandingkan Berita PHK Jadi Kikuk

Sri Mulyani menyatakan bahwa data penerimaan pajak penghasilan atau PPh Pasal 21 mencatatkan pertumbuhan yang tinggi.


Dana Pemda Mengendap di Bank Jadi Rp 278 T, Sri Mulyani: Naik Sangat Signifikan

2 hari lalu

Dana Pemda Mengendap di Bank Jadi Rp 278 T, Sri Mulyani: Naik Sangat Signifikan

Anggaran pemerintah daerah atau pemda yang tersimpan di bank mencapai Rp278,7 triliun per Oktober 2022


Kaji Bantuan Cegah Gelombang PHK, Sri Mulyani Ajak BI, OJK hingga Kemnaker Berembug

2 hari lalu

Kaji Bantuan Cegah Gelombang PHK, Sri Mulyani Ajak BI, OJK hingga Kemnaker Berembug

Sri Mulyani akan mempertimbangkan pemberian bantuan untuk mengatasi badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)


Optimistis Ekonomi Tahun Ini 5,3 Persen, Sri Mulyani: Indeks Keyakinan Konsumen Masih Tinggi

2 hari lalu

Optimistis Ekonomi Tahun Ini 5,3 Persen, Sri Mulyani: Indeks Keyakinan Konsumen Masih Tinggi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 mencapai 5,3 persen.


Ini Perbedaan Modal Asing yang Keluar dari RI dan Negara Maju di 2022

2 hari lalu

Ini Perbedaan Modal Asing yang Keluar dari RI dan Negara Maju di 2022

Sri Mulyani menyebutkan terdapat modal asing keluar bersih alias net outflow sebesar Rp89,57 triliun.