Layanan Bolt Dihentikan, BEI Pantau Kinerja Keuangan First Media

Bolt. bolt.id

TEMPO.CO, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia memantau kinerja keuangan PT First Media Tbk setelah perseroan menghentikan layanan 4G LTE Bolt di beberapa wilayah. "Akan kami lihat apakah jika ada penghentian satu lini bisnis akan berpengaruh signifikan, ada hal lain enggak yang bisa support," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2018.

BACA: Hentikan Layanan 4G LTE, Ini Kompensasi Bolt untuk Para Konsumen

Sejauh ini, berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, Yetna mengatakan penghentian layanan Bolt 4G LTE di wilayah Jakarta,Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi alias Jabodetabek, Banten, dan Sumatera Utara tidak berakibat signifikan terhadap aktivitas perusahaan. Sebab, perseroan masih memiliki lini bisnis yang bisa mendukung kinerja keuangan perusahaan.

Yetna mengatakan BEI tidak akan memberikan notasi khusus terhadap First Media, selama penerimaan perseroan tidak mencapai nol rupiah dan penutupan lini usaha tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi First Media, perseroan dan PT Internux memutuskan untuk mengehentikan layanan 4G LTE Bolt di Jabodetabek, Banten, dan Sumatera bagian Utara setelah menerima surat keputusan dari Kemenkominfo.

First Media kini berfokus memaksimalkan kinerja anak usaha perseroan lainnya, yang antara lain bergerak dalam bidang penyediaan infrastruktur telekomunikasi dan in-building solution, jasa nilai tambah kartu panggil, jasa layanan internet, penyediaan konten berita, serta rumah produksi untuk penyediaan iklan dan konten siaran televisi.

"Perseroan akan tetap menjalankan kegiatan usahanya dalam bidang telekomunikasi, serta melakukan inkubasi usaha-usaha yang berfokus pada bisnis teknologi, media, dan telekomunikasi," tulis Corporate Secretary First Media Shintia Melani Paruntu dalam laporan tersebut.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi mencabut izin pita frekuensi radio 2,3 Ghz untuk PT First Media Tbk (KBLV), PT Internux (Bolt), dan PT Jasnita Telekomindo. Pencabutan itu resmi dilakukan per 28 Desember 2018.

"Untuk PT First Media Tbk dan PT Internux melalui dua keputusan Menteri Kominfo mulai Jumat ini kedua operator telekomunikasi itu secara resmi tidak Iagi dapat menggunakan pita frekuensi radio 2,3 GHz untuk Iayanan telekomunikasi," kata Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatikan Kementerian Kominfo, Ismail, di gedung Kementerian Kominfo, Jumat, 28 Desember 2018.

Ismail mengatakan pencabutan penggunaan pita frekuensi tersebut dilakukan karena ketiga operator itu tidak dapat memenuhi kewajibannya membayar Biaya Hak Penggunaan spektrum frekuensi radio kepada negara.

CAESAR AKBAR | KARTIKA ANGGRAENI






Saham GoTo Diprediksi Terus Melemah, Bagaimana Nasib Investor?

3 jam lalu

Saham GoTo Diprediksi Terus Melemah, Bagaimana Nasib Investor?

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) terhempas dari daftar 10 besar emiten dengan kapitalisasi pasar besar (big cap)


Saham GOTO Jeblok Sejak Akhir November, Manajemen Blak-blakan Jelaskan Sebabnya

1 hari lalu

Saham GOTO Jeblok Sejak Akhir November, Manajemen Blak-blakan Jelaskan Sebabnya

Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. menjelaskan apa saja yang mempengaruhi kinerja operasional dan menyebabkan harga saham GOTO terus turun.


4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

1 hari lalu

4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

Akan ada empat anak usaha BUMN yang bakal melaksanakan IPO pada 2023.


Pemerintah Targetkan IPO Pertamina Geothermal Energy pada Triwulan I 2023

2 hari lalu

Pemerintah Targetkan IPO Pertamina Geothermal Energy pada Triwulan I 2023

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan bakal melakukan Initiap Public Offering (IPO) perusahaan energi panas bumi Pertamina Geothermal Energy.


Bursa Bisa Suspensi GOTO Setelah Sahamnya Turun 11 Hari dan Sentuh ARB

3 hari lalu

Bursa Bisa Suspensi GOTO Setelah Sahamnya Turun 11 Hari dan Sentuh ARB

Saham GOTO menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dalam beberapa sesi berturut-turut.


Saham GOTO Marak Diobral di Pasar Negosiasi Rp 3,25 Triliun, Begini Penjelasan BEI

6 hari lalu

Saham GOTO Marak Diobral di Pasar Negosiasi Rp 3,25 Triliun, Begini Penjelasan BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) blak-blakan menjelaskan pemicu saham GOTO marak ditransaksikan di pasar negosiasi.


Analis Ungkap Prospek Bisnis Cinema XXI yang Bakal IPO Tahun Depan

6 hari lalu

Analis Ungkap Prospek Bisnis Cinema XXI yang Bakal IPO Tahun Depan

Analis Trimegah Sekuritas Rovandi menanggapi kabar operator bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya, bakal IPO tahun depan.


Besok Periode Penguncian Saham GoTo Berakhir, Ini Rencana Manajemen

10 hari lalu

Besok Periode Penguncian Saham GoTo Berakhir, Ini Rencana Manajemen

Periode penguncian saham atau lock-up PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) akan berakhir pada 30 November 2022.


Bursa Efek Umumkan Potensi Delisting ke Empat Emiten Ini, Penyebabnya?

13 hari lalu

Bursa Efek Umumkan Potensi Delisting ke Empat Emiten Ini, Penyebabnya?

Bursa Efek Indonesia telah mengumumkan 4 emiten di Bursa yang berpotensi mengalami delisting.


IKN Siapkan Lahan Khusus Pusat Kegiatan Keuangan, OJK: Mungkin 2,5 Kalinya BSD

14 hari lalu

IKN Siapkan Lahan Khusus Pusat Kegiatan Keuangan, OJK: Mungkin 2,5 Kalinya BSD

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengalokasikan anggaran untuk perpindahan ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada tahun depan.