Inflasi 2018 Rendah, Darmin: Pemerintah Bisa Kendalikan Harga

Inflasi Ramadan-Idul Fitri Terendah dalam Tiga Tahun

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut rendahnya tingkat inflasi sepanjang 2018 bukan disebabkan oleh rendahnya daya beli masyarakat. Melainkan, karena pemerintah bisa mengendalikan kebutuhan masyarakat yang diukur inflasinya, misalnya pangan, distribusi, perhubungan, hingga pendidikan.

Baca juga: BI: Inflasi Minggu Keempat Desember 0,56 Persen

"Jadi kalau anda bilang karena demand rendah, ya enggak, karena di awal tahun kita tinggi sekali, kita coba perlambat," ujar Darmin Nasution di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2018.

Badan Pusat Statistik mencatat tingkat inflasi sepanjang tahun 2018 adalah sebesar 3,13 persen. Angka tersebut lebih rendah dari target pemerintah yaitu 3,5 persen.

Angka inflasi sepanjang tahun 2018 itu juga lebih rendah ketimbang pada tahun 2017. Kala itu, inflasi tahunan tercatat pada level 3,61 persen. Inflasi tertinggi pada tahun 2018 terjadi pada bulan Januari dan Desember masing-masing sebesar 0,62 persen.

Pada tahun 2019 pemerintah masih mematok angka yang sama untuk angka inflasi, yaitu 3,5 plus minus 1 persen. Darmin optimistis angka inflasi tahun ini bisa lebih baik ketimbang inflasi tahun lalu. "Kita bisa kendalikan lebih baik," kata Darmin.

Darmin lantas mengenang pada Januari 2018 inflasi terpantau tinggi. Angka tersebut, ujar dia, sempat membuat cemas lantaran dikhawatirkan angka inflasi akan meledak berlebihan. "Tapi kemudian bisa turun sedikit demi sedikit, ingat enggak Februari dan Maret itu negatif inflasinya, tapi Januari tinggi."

Selama tahun 2018, seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi, antara lain kelompok bahan makanan sebesar 3,41 persen dengan andil 0,68 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 3,91 persen dengan andil 0,67 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 2,43 persen dengan andil 0,6 persen, serta kelompok sandang sebesar 3,59 persen dengan andil 0,23 persen.

Selain itu, kelompok kesehatan mengalami inflasi sebesar 3,14 persen dengan andil 0,15 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 3,15 persen dengan andil 0,24 persen, serta kelompok trasportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 3,16 persen dengan andil 0,56 persen.






Harga Telur dan Daging Ayam Pekan Ini Terpantau Naik, Cabai dan Bawang Turun

4 jam lalu

Harga Telur dan Daging Ayam Pekan Ini Terpantau Naik, Cabai dan Bawang Turun

Kenaikan harga terjadi pada minyak goreng, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam.


Airlangga Ingatkan Ada Pemda Belum Terapkan Kebijakan Pengendalian Inflasi

8 jam lalu

Airlangga Ingatkan Ada Pemda Belum Terapkan Kebijakan Pengendalian Inflasi

Tekanan pada inflasi diperkirakan masih tinggi, terutama pada akhir tahun, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2022 dan tahun baru.


Prediksi Inflasi Pekan Keempat November 0,18 Persen, Bank Indonesia: Dipicu Harga Telur

9 jam lalu

Prediksi Inflasi Pekan Keempat November 0,18 Persen, Bank Indonesia: Dipicu Harga Telur

Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi hingga pekan keempat November 2022 sebesar 0,18 persen secara bulanan (month-to-month/mtm).


Antisipasi Inflasi di Akhir Tahun, Bapanas Minta Pemda Berkoordinasi Jika Butuh Pasokan Pangan

22 jam lalu

Antisipasi Inflasi di Akhir Tahun, Bapanas Minta Pemda Berkoordinasi Jika Butuh Pasokan Pangan

Kemenko Perekonomian menyebutkan tantangan utama pengendalian inflasi di daerah perbatasan perlu menjadi perhatian lebih.


Airlangga Pantau Harga dan Stok Pangan di Kalimantan Barat, Antisipasi Inflasi Akhir Tahun

2 hari lalu

Airlangga Pantau Harga dan Stok Pangan di Kalimantan Barat, Antisipasi Inflasi Akhir Tahun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pemantauan langsung terhadap harga dan ketersediaan pasokan sejumlah komoditas pangan


Pulih dari Pandemi Covid-19, Sri Mulyani Ingatkan Risiko Baru yang Bikin Inflasi RI Tinggi

3 hari lalu

Pulih dari Pandemi Covid-19, Sri Mulyani Ingatkan Risiko Baru yang Bikin Inflasi RI Tinggi

Sri Mulyani menyebut tahun 2023 akan menjadi salah satu masa pemulihan pasca pandemi yang paling menantang secara global.


Ketok Palu, Jalan Tengah Kenaikan Upah

3 hari lalu

Ketok Palu, Jalan Tengah Kenaikan Upah

Presiden Partai Buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengapresiasi keputusan Menteri Ketenagakerjaan menaikkan upah


OECD Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Eropa Akan Tertinggal

4 hari lalu

OECD Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Eropa Akan Tertinggal

OECD menyarankan memerangi inflasi harus menjadi prioritas utama para pembuat kebijakan.


Teten Pastikan BLT UMKM Tidak Cair Tahun ini: Tidak Ada Waktu Lagi

5 hari lalu

Teten Pastikan BLT UMKM Tidak Cair Tahun ini: Tidak Ada Waktu Lagi

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menuturkan pemerintah belum merencanakan pencairan BLT UMKM di tahun depan.


Jokowi Cerita Blusukan ke Pasar Hampir Tiap Minggu: Supaya Dapat Feeling, Kebijakan Tidak Keliru

6 hari lalu

Jokowi Cerita Blusukan ke Pasar Hampir Tiap Minggu: Supaya Dapat Feeling, Kebijakan Tidak Keliru

Jokowi mengingatkan agar seluruh menteri di kabinetnya berhati-hati dalam membuat kebijakan di tengah situasi krisis global yang terjadi saat ini.