2019, Waskita Beton Targetkan Pertumbuhan Laba 10 Persen

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengangkut bahan konstruksi saat melakukan pembuatan tiang pancang (spun pile)  di Pabrik Waskita Beton Precast, Karawang, Jawa Barat, 3 Agustus 2016. ANTARA/Risky Andrianto

    Pekerja mengangkut bahan konstruksi saat melakukan pembuatan tiang pancang (spun pile) di Pabrik Waskita Beton Precast, Karawang, Jawa Barat, 3 Agustus 2016. ANTARA/Risky Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menargetkan pertumbuhan laba sebesar 10 persen pada 2019.

    Baca juga: Waskita Beton Bangun Lima Pabrik dengan Dana IPO

    "Pada 2019, WSBP menargetkan laba naik sekitar 10 persen dibandingkan 2018," kata Direktur Utama WSBP Jarot Subana dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019.

    Ia menambahkan perusahaan juga menargetkan nilai kontrak baru 2019 sebesar Rp 10,39 triliun, baik dari proyek internal maupun eksternal.

    Pada Januari 2019, ia mengatakan ada potensi nilai kontrak baru sekitar Rp 2 triliun yang berasal dari pekerjaan tambahan proyek jalan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM), Cibitung-Cilincing, Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), dan proyek lainnya.

    WSBP merupakan anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) yang memproduksi beton precast dan "ready mix" dengan kapasitas produksi terbesar di Indonesia.

    Sementara itu, Research Associate MNC Sekuritas Muhammad Rudy Setiawan dalam risetnya mengemukakan saham WSBP dinilai relatif aman sebagai instrumen investasi, seiring strategi perseroan untuk mengurangi proyek "turn key" guna menghindari kas operasional negatif.

    "Aksi ini akan menjadi sentimen positif bagi perseroan ke depan. Kebijakan tersebut juga akan membuat kinerja keuangan dan pergerakan harga saham WSBP lebih baik ke depan," katanya.

    Ia menambahkan keinginan manajemen WSBP untuk menerapkan integrasi bisnis mulai dari hulu ke hilir juga akan berdampak terhadap kenaikan margin keuntungan dalam jangka panjang.

    "Integrasi bisnis akan dilaksanakan dengan mengakuisisi perusahaan penyedia bahan baku produksi, seperti tambang pasir, produsen besi, dan lainnya," paparnya.

    Ia memproyeksikan laba bersih Waskita Beton meningkat menjadi Rp 1,39 triliun pada 2019 dibandingkan target 2018 yang sebesar Rp 1,2 triliun, dan perolehan tahun 2017 yang sebesar Rp 1 triliun.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.