2019, Bos BEI Targetkan Perusahaan yang Melantai Lebihi Tahun Lalu

Reporter

Presiden Joko Widodo didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution (kedua kiri), Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kanan), Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen (kiri) dan Dirut PT Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi melakukan seremoni penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat 28 Desember 2018. Perdagangan IHSG 2018 resmi ditutup dengan menguat sebesar 0,06 persen atau 3,86 poin ke level 6.194,50. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi menargetkan perusahaan yang melantai di pasar modal pada tahun 2019 bisa lebih dari 57 perusahaan. Angka tersebut adalah capaian BEI pada tahun 2018.

Baca juga: Awal 2019 IHSG Dibuka Menguat Seiring Optimisme Pasar

"Jadi harapannya tahun ini bisa lebih dari itu, belum bisa bilang berapa tepatnya, tapi arahnya lebih dari itu," ujar Inarno di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2018.

Optimisme Inarno bukan tanpa alasan. Ia melihat potensi untuk perusahaan melantai di bursa efek masih besar pada 2019. Apalagi, pada tahun lalu BEI mencatat rekor anyar sejak 1992 dengan jumlah perusahaan yang melakukan initial public offering sebesar 57 perusahaan. "Tahun lalu kita tertinggi sejak 1992, kami pikir tahun ini insyaAllah lebih dari itu."

Inarno menyebut kunci untuk memacu para perusahaan-perusahaan untuk mau melantai di Bursa Efek Indonesia antara lain sosialisasi dan edukasi. Selain itu, mereka juga bakal bekerja sama dengan para pemangku kepentingan, misalnya underwriter, Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Keuangan, hingga Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

Hingga saat ini, perusahaan yang bersiap untuk melantai ada sekitar 14 perusahaan. Namun, Inarno masih belum mau menyebut nama perusahaan-perusahaan tersebut. "Tapi saya masih belum tahu lagi, kalau enggak salah lebih dari 40-an ya tahun ini," kata Inarno.

Mengenai frekuensi transaksi harian, ujar Inarno, BEI telah mencapai lebih dari 380 ribu transaksi per hari. Ia mengatakan angka tersebut termasuk yang tertinggi di Asia Tenggara, setelah bursa saham di Thailand. Selain itu, nilai transaksi hariannya pun kini sudah lebih tinggi dengan bisa mencapai Rp 8,5 triliun per hari.






Saham GOTO Marak Diobral di Pasar Negosiasi Rp 3,25 Triliun, Begini Penjelasan BEI

17 jam lalu

Saham GOTO Marak Diobral di Pasar Negosiasi Rp 3,25 Triliun, Begini Penjelasan BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) blak-blakan menjelaskan pemicu saham GOTO marak ditransaksikan di pasar negosiasi.


Analis Ungkap Prospek Bisnis Cinema XXI yang Bakal IPO Tahun Depan

21 jam lalu

Analis Ungkap Prospek Bisnis Cinema XXI yang Bakal IPO Tahun Depan

Analis Trimegah Sekuritas Rovandi menanggapi kabar operator bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya, bakal IPO tahun depan.


Operator Cinema XXI Dikabarkan IPO Tahun Depan, Bidik Dana Rp 17,17 Triliun

1 hari lalu

Operator Cinema XXI Dikabarkan IPO Tahun Depan, Bidik Dana Rp 17,17 Triliun

PT Nusantara Sejahtera Raya, operator bioskop Cinema XXI, dikabarkan tengah mempertimbangkan rencana IPO pada tahun depan.


Besok Periode Penguncian Saham GoTo Berakhir, Ini Rencana Manajemen

4 hari lalu

Besok Periode Penguncian Saham GoTo Berakhir, Ini Rencana Manajemen

Periode penguncian saham atau lock-up PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) akan berakhir pada 30 November 2022.


Untung Berlipat dari Pasar Saham, Kaesang Pangarep Bagikan Cerita dan Strateginya

6 hari lalu

Untung Berlipat dari Pasar Saham, Kaesang Pangarep Bagikan Cerita dan Strateginya

Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep membagikan ceritanya dalam berinvestasi di pasar saham.


Nasib Emiten yang Terancam Delisting Disebut Mengkhawatirkan, Ini Penyebabnya

6 hari lalu

Nasib Emiten yang Terancam Delisting Disebut Mengkhawatirkan, Ini Penyebabnya

Andri Perdana menyebut outlook empat emiten yang berpotensi delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI)-POSA, JKSW, LCGP, SRIL-mengkhawatirkan.


Bursa Efek Umumkan Potensi Delisting ke Empat Emiten Ini, Penyebabnya?

8 hari lalu

Bursa Efek Umumkan Potensi Delisting ke Empat Emiten Ini, Penyebabnya?

Bursa Efek Indonesia telah mengumumkan 4 emiten di Bursa yang berpotensi mengalami delisting.


IKN Siapkan Lahan Khusus Pusat Kegiatan Keuangan, OJK: Mungkin 2,5 Kalinya BSD

9 hari lalu

IKN Siapkan Lahan Khusus Pusat Kegiatan Keuangan, OJK: Mungkin 2,5 Kalinya BSD

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengalokasikan anggaran untuk perpindahan ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada tahun depan.


CEO GoTo Kirim Surat Kepada 1.200 Karyawan Terkena PHK, Ini Salinan Lengkapnya

12 hari lalu

CEO GoTo Kirim Surat Kepada 1.200 Karyawan Terkena PHK, Ini Salinan Lengkapnya

CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk., Andre Soelistyo mengumumkan kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal ke karyawannya.


Ekonom Prediksi Rupiah Menguat di Akhir Tahun: Marak IPO dan Rights Issue

13 hari lalu

Ekonom Prediksi Rupiah Menguat di Akhir Tahun: Marak IPO dan Rights Issue

Potensi penguatan nilai tukar rupiah antara lain berasal dari faktor berkurangnya tekanan inflasi dan meningkatnya aktivitas di pasar modal.