Pupuk Kujang Akan Bangun Pabrik Urea di Banggai Sulawesi Tengah

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Subekti

    TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Karawang - PT Pupuk Kujang akan mengembangkan usaha dan bisnisnya dengan membangun pabrik amonia dan urea baru di wilayah Senoro, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. "Survei ke lokasi yang akan dibangun pabrik itu sudah dilakukan," kata Direktur Utama PT Pupuk Kujang, Nugraha Budi Eka Irianto, di Karawang, Selasa.

    Baca juga: Perhutani Sediakan Lahan untuk Pabrik Baru Pupuk Kujang

    Ia mengatakan, saat ini sedang mempersiapkan dokumen-dokumen teknis mengenai proyek pembangunan pabrik baru tersebut. Rencananya pabrik amonia-urea Senoro ini akan selesai pada 2023.

    Wilayah Senoro, Provinsi Sulawesi Tengah itu dipilih sebagai lokasi pembangunan pabrik baru, karena ketersediaan bahan baku gas yang melimpah di daerah itu.

    "Ini bagian dari rencana pengembangan usaha. PT Pupuk Indonesia sebagai induk perusahaan telah mempercayakan PT Pupuk Kujang untuk mengembangkan usaha ini," katanya.

    Dalam mengembangkan usaha, Pupuk Kujang tidak hanya akan membangun pabrik baru di Sulawesi Tengah. Pupuk Kujang juga mengembangkan usaha dengan membangun pabrik CO2, revamping PPCO atau pemurnian CO, serta membangun gudang bahan baku dan produk.

    Menurut Nugraha, untuk proyek pabrik CO2 saat ini sedang dilakukan persiapan kontrak engineering, procurement dan construction dengan pemenang tender pembangunan pabrik CO2. Progres pembangunan gudang bahan baku dan produk saat ini sudah dalam tahap konstruksi.

    Sedangkan untuk progres revamping PPCO sudah dilakukan basic design engineering dan detail design engineering. Pupuk Kujang memprediksi proyek pembangunan pabrik C02, revamping pabrik PPCO serta gudang bahan baku dan produk selesai pada 2019.

    ANTARA

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.