Penumpang Pelni Naik 7,5 Persen di Liburan Akhir Tahun 2018

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemudik gratis bersepeda motor dari Jakarta berada di atas kapal milik PT Pelni, Sabuk Nusantara 85, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 11 Juni 2018. Sebanyak 627 sepeda motor bersama 1.119 pemudik gratis tiba di Semarang menggunakan enam kapal milik PT Pelni. ANTARA FOTO/R. Rekotomo

    Pemudik gratis bersepeda motor dari Jakarta berada di atas kapal milik PT Pelni, Sabuk Nusantara 85, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 11 Juni 2018. Sebanyak 627 sepeda motor bersama 1.119 pemudik gratis tiba di Semarang menggunakan enam kapal milik PT Pelni. ANTARA FOTO/R. Rekotomo

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni mencatat jumlah penumpang pada Angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 naik 7,5 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan itu terjadi pada periode 18 Desember 2018 hingga 31 Desember 2018 pukul 23.50 WIB.
     
     
    Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Ridwan Mandaliko mengatakan pelanggan pada periode itu mencapai 258.390 penumpang, sedangkan pada periode yang sama 2017 sebanyak 209.222 penumpang. "Sementara di bidang keamanan tidak ada kejadian menonjol hingga tutup tahun," kata Ridwan dalam keterangan tertulis, Selasa, 1 Januari 2018.
     
    Ridwan mengatakan jumlah pelanggan Pelni pada hari terakhir tahun 2018 tercatat 9.101 penumpang, sementara tahun lalu 8.689 pelanggan. Volume pengguna kapal Pelni, kata dia, secara keseluruhan di 2018 mencapai 3,622 juta orang, tahun 2017 pelanggan PELNI  3,431 juta orang atau naik 2,86 persen.
     
    Dia mengatakan angkutan barang tercapai  88.290 ton m3, naik 118 persen. Angkutan kontainer 15.568 teus, naik 105 persen, kendaraan 9.394 unit, naik 135 persen. “Alhamdulillah volume penumpang naik 2,86 persen dibandingkan dengan tahun 2017. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada Pelni masih tetap tinggi,” ujar Ridwan. 
     
    Lebih lanjut Ridwan mengatakan pada 2015, Pelni memiliki 31 unit kapal, terdiri dari satu kapal penumpang 3.000 pax, sembilan kapal tipe 2.000 pax, dua kapal 3 in 1 (dapat mengangkut orang, kendaraan, alat berat, dan kontainer), sembilan kapal tipe 1000 pax, tiga kapal tipe 500 pax, dua kapal Roro, dan tiga kapal barang. .
     
    Pada Angkutan periode Natal dan tahun baru, Pelni mengoperasikan 26 armada trayek Nusantara dan 46 trayek kapal perintis dengan 52 unit kapal. Volume penumpang Nataru Pelni menargetkan naik 1 persen. Pada 2017 pelanggan tercatat 324.204, tahun ini diprediski 324.458 pelanggan. “Kami mengutamakan keselamatan, penumpang kapal dibatasi sesuai ketentuan dari regulator,” tambah Ridwan.
     
    Ridwan mengatakan pada 2016 PELNI mendapat penugasan 46 kapal perintis dan hingga tahun 2018 armada Pelni telah tumbuh menjadi 88 unit. Terdiri kapal penumpang 26 unit, dua kapal Roro, sembilan kapal barang, 52 kapal perintis.  “Penugasan operasional kapal perintis dikhususkan untuk melayari  terpencil, tertinggal, terdepan dan perbatasan (T3P). PELNI melayani  hingga ke pelosok nusantara,” kata dia.
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.