Pembentukan Holding BUMN Infrastruktur Rampung 2 Januari 2019

Pembahasan Regulasi Enam Holding BUMN Dikebut

TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian Badan Usaha Milik Negara Hambra Samal menyatakan pembentukan Holding BUMN Infrastruktur rampung selambatnya pada 2 Januari 2019. Saat ini, ada beberapa tahapan yang masih belum selesai dan diupayakan kelar pada hari ini, Senin, 31 Desember 2018.

Simak: Kementerian BUMN: Tim Privatisasi Merpati Belum Disiapkan

Beberapa hal yang masih ditunggu antara lain adalah penandatangan Peraturan Pemerintah oleh Presiden Joko Widodo, penetapan nilai inbreng holding oleh Menteri Keuangan, dan penandatanganan akte inbreng.

"Lagi diusahakan kalau bisa semua terjadi hari ini, kalau enggak kita lihat tanggal 2 atau 3 Januari 2018," ujar Hambra di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 31 Desember 2018. Secara hukum, holding dianggap selesai setelah penandatanganan akte inbreng.

Saat ini, kata Hambra, Peraturan Pemerintah sudah ada di meja Presiden Joko Widodo menanti untuk ditandatangani. Ia berharap Jokowi bisa segera menerbitkan PP tersebut. Sementara itu, valuasi sudah selesai semua, tinggal penetapan nilai inbreng oleh Menteri Keuangan. "PP keluar, Keputusan Menkeu Keluar, beres, selanjutnya tinggal penandatanganan akte inbreng," tutur Hambra.

Kementerian BUMN terus menggeber pembentukan holding infrastruktur serta holding perumahan dan pengembangan kawasan. Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius K Ro yakin jika pembentukan dua holding tersebut dapat meningkatkan kapasitas BUMN dalam mendukung pembangunan nasional.

Sebabnya pembentukan holding BUMN dinilai dapat memacu kenaikan nilai aset, yang kemudian akan mendongkrak kemampuan leverage sehingga kemampuan BUMN pun meningkat. "Dengan holding, BUMN bisa melakukan join financing. Balance sheet perseroan pun akan menjadi lebih kuat. Kemudian ditopang dengan skema bisnis yang lebih terintegrasi," ujar Aloy dalam keterangan rilis di Jakarta, Minggu 18 November 2018.

Holding BUMN Infrastruktur akan terdiri dari enam perusahaan dengan PT Hutama Karya (Persero) sebagai lead holding, dan didukung anggota holding yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Yodya Karya (Persero) dan PT Indra Karya (Persero).

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) sekaligus Ketua Program Director Holding Infrastruktur Bintang Perbowo menyebut holding ini akan semakin meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur di Indonesia di mana saat ini pihaknya sedang menjalankan tugas membangun tol Trans-Sumatra. 

Maka dengan kemampuan keuangan yang lebih besar dalam holding BUMN, Hutama Karya dapat menduplikasi proyek sejenis pada wilayah lainnya. "Kalau leverage lebih besar, kami bisa menjalankan pembangunan tol lainnya di Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua," ujar dia.

CAESAR AKBAR | ANTARA






58 BUMN Bantu Korban Gempa Cianjur, Erick Thohir: Fokus ke 40 Desa

1 jam lalu

58 BUMN Bantu Korban Gempa Cianjur, Erick Thohir: Fokus ke 40 Desa

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengirimkan bantuan dari 58 BUMN yang tergabung dalam Satgas BUMN untuk korban bencana gempa Cianjur, Jawa Barat.


Sebut Harga Tiket Kereta Cepat Terlampau Murah, Ekonom: Jadi Beban Berkepanjangan

22 jam lalu

Sebut Harga Tiket Kereta Cepat Terlampau Murah, Ekonom: Jadi Beban Berkepanjangan

Ekonom menilai proyek kereta cepat akan menjadi beban bagi Indonesia dalam jangka panjang karena harga tiket yang dijual terlampau murah.


Sambangi Pengungsi Gempa Cianjur, Erick Thohir Sebut Anak-anak Kelompok Paling Rentan

1 hari lalu

Sambangi Pengungsi Gempa Cianjur, Erick Thohir Sebut Anak-anak Kelompok Paling Rentan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut anak-anak sebagai kelompok paling rentan setelah bencana terjadi.


Pengembangan M Bloc Space, Ada Renovasi Sistem Integrasi Transjakarta, MRT, dan LRT

1 hari lalu

Pengembangan M Bloc Space, Ada Renovasi Sistem Integrasi Transjakarta, MRT, dan LRT

Kementerian BUMN bakal mengembangkan kawasan M Bloc Space, Blok M, Jakarta Selatan.


Erick Thohir: BUMN Terus Bersinergi Bantu Bencana Cianjur

1 hari lalu

Erick Thohir: BUMN Terus Bersinergi Bantu Bencana Cianjur

Sebagai salah satu BUMN, BRI melalui CSR BRI Peduli turut proaktif membantu warga terdampak.


BUMN Mempercepat Pensiun Dini PLTU Batu Bara

1 hari lalu

BUMN Mempercepat Pensiun Dini PLTU Batu Bara

Strategi BUMN mengurangi emisi karbon: mempercepat pensiun dini PLTU Batu Bara milik PLN dan pengembangan kendaraan listrik oleh Pertamina


PLN Gandeng Surveyor Indonesia Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri

2 hari lalu

PLN Gandeng Surveyor Indonesia Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri

PT PLN (Persero) berkomitmen mendorong penggunaan produk dalam negeri di sektor ketenagalistrikan.


PMN Tambahan untuk Kereta Cepat Rp 3,2 T Diketok, Wamen BUMN: Insya Allah Schedule Juni Dicapai

3 hari lalu

PMN Tambahan untuk Kereta Cepat Rp 3,2 T Diketok, Wamen BUMN: Insya Allah Schedule Juni Dicapai

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung diyakini bakal rampung sesuai target usai disetujuinya tambahan PMN Rp 3,2 triliun.


Transisi Energi, Airlangga: Kita Dorong Agar Produksi Nasional Dukung Infrastruktur Kelistrikan

3 hari lalu

Transisi Energi, Airlangga: Kita Dorong Agar Produksi Nasional Dukung Infrastruktur Kelistrikan

Pemerintah terus mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri di berbagai proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.


BNI Ikut Gotong Royong Bantu Warga Cianjur

3 hari lalu

BNI Ikut Gotong Royong Bantu Warga Cianjur

Perusahaan milik negara tidak hanya berkontribusi untuk penciptaan nilai ekonomi, tetapi juga membantu negeri.