Menteri Rini Jelaskan Sebab Said Didu Dicopot dari Komisaris PTBA

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menemui para peserta aksi demo di depan Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat, 20 Juni 2018. Para pekerja Pertamina melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian BUMN terkait dengan rencana Pertamina jual aset. Tempo/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno menjelaskan soal pencopotan Muhammad Said Didu dari jabatannya sebagai Komisaris PT Bukit Asam Tbk. beberapa waktu lalu. Menurut dia, tindakan Said Didu kerap tidak mewakili sikap pemegang saham.

Baca: RUPS Luar Biasa PT Bukit Asam Putuskan Copot Said Didu

"Jadi banyak dalam bicara dalam langkah Pak Said Didu enggak mewakili pemegang saham," ujar Rini di Masjid Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 31 Desember 2018.

Padahal, menurut Rini, komisaris berfungsi menjaga dan mengawasi direksi untuk menjalankan kepentingan pemegang saham. Oleh karena itu, semestinya komisaris mesti memiliki pemikiran yang sejalan dengan pemegang saham.

"Jadi tujuannya adalah perusahaan harus semakin baik, juga cara kita dengan masyarakat bagaimana, pemikiran tentang perusahaan seperti apa, dan komunikasi ke publik seperti apa. Simpel saja," kata Rini.

Seperti diketahui, Jumat pekan lalu, PT Bukit Asam menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB. Rapat itu salah satunya memutuskan Said Didu tidak lagi menjabat sebagai komisaris perusahaan berkode PTBA di Bursa Efek Indonesia itu.

"Iya betul diberhentikan dari jabatan komisaris Bukit Asam," kata Corporate Secretary PT Bukit Asam, Suherman saat dihubungi, Jumat, 28 Desember 2018.

Suherman mengatakan agenda pertama RUPSLB, mengevaluasi kinerja PTBA sampai dengan triwulan III 2018. Selaini tu, RUPSLB juga mengagendakan pergantian pengurus.

Sebelumnya akun Twitter @saididu mengunggah ihwal keputusan pergantian pengurus PTBA itu. "Sesuai keputusan RUPSLB PTBA hari ini saya diberhentikan sebagai Komisaris PTBA," kata akun @saididu.

Baca: Divestasi Freeport Selesai, Said Didu Ingatkan Soal Papa Minta Saham

Said Didu menyebutkan salah satu alasan pencopotan dirinya karena dianggap sudah tidak sejalan dengan pemegang saham Dwi Warna atau Menteri Badan Usaha Milik Negara. "Hari Ini saya merasa terhormat karena, satu, dilakukan RUPS Luar Bisa PPTBA dengan agenda tunggal memberhentikan saya dan kedua, alasan pemberhentian saya karena dianggap tidak dengan pemilik saham Dwi Warna (Menteri BUMN)," tulis akun itu.

HENDARTYO HANGGI






Gernas Bangga Buatan Indonesia untuk UMKM Kalbar Go Global

43 menit lalu

Gernas Bangga Buatan Indonesia untuk UMKM Kalbar Go Global

Menggandeng BNI dan tujuh Rumah BUMN untuk bisa melakukan pelatihan dan pendampingan pengusaha UMKM


Teten Minta UMKM Tak Jalan Sendiri, Harus Ada Bantuan dari Usaha Besar dan BUMN

1 jam lalu

Teten Minta UMKM Tak Jalan Sendiri, Harus Ada Bantuan dari Usaha Besar dan BUMN

Teten berujar, pemerintah saat ini tengah mendorong UMKM bermitra dengan badan usaha milik negara (BUMN) dan usaha skala besar.


BRI Konsisten Lakukan Digitalisasi Melalui BRImo

5 jam lalu

BRI Konsisten Lakukan Digitalisasi Melalui BRImo

Pertumbuhan volume transaksi di BRImo sampai dengan Oktober 2022 Rp 2.084 triliun


Erick Thohir Sebut BUMN Bakal Jadi Off Taker Pangan, Petani: Jangan Sekadar Beli

6 jam lalu

Erick Thohir Sebut BUMN Bakal Jadi Off Taker Pangan, Petani: Jangan Sekadar Beli

Ketua Umum SPI Henry Saragih mengatakan BUMN bisa mengambil peran yang lebih strategis untuk membantu petani berkembang.


Zulhas Soal Bahan Pokok Menjelang Natal dan Tahun Baru: Stok Tersedia, Harga Stabil

22 jam lalu

Zulhas Soal Bahan Pokok Menjelang Natal dan Tahun Baru: Stok Tersedia, Harga Stabil

Menteri Perdagangan Zulhas memastikan ketersediaan stok dan harga bahan pokok menjelang hari Natal dan Tahun Baru di pasar retail modern.


Disowani Heru Budi Hartono, Imam Besar Masjid Istiqlal: Aula Boleh untuk Kegiatan Selain Politik

1 hari lalu

Disowani Heru Budi Hartono, Imam Besar Masjid Istiqlal: Aula Boleh untuk Kegiatan Selain Politik

DKI Jakarta meningkatkan sinergi dengan pengurus Masjid Istiqlal untuk pembinaan, menjaga kerukunan dan pengembangan kesejahteraan umat beragama.


Buka Suara Soal Dividen Tahun Buku 2022, Ini Penjelasan Dirut PT Bukit Asam

1 hari lalu

Buka Suara Soal Dividen Tahun Buku 2022, Ini Penjelasan Dirut PT Bukit Asam

PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) memberi sinyal akan menebar dividen untuk tahun buku 2022.


4 Anak Usaha BUMN IPO Tahun Depan, Ini Porsi Saham yang Akan Dilepas ke Publik

1 hari lalu

4 Anak Usaha BUMN IPO Tahun Depan, Ini Porsi Saham yang Akan Dilepas ke Publik

Empat anak usaha perusahaan pelat merah bakal IPO pada 2023, mulai Pertamina Geothermal hingga Palm Co.


4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

2 hari lalu

4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

Akan ada empat anak usaha BUMN yang bakal melaksanakan IPO pada 2023.


Antisipasi Resesi 2023, Erick Thohir: BUMN Siap jadi Pembeli Siaga Bahan Pokok

2 hari lalu

Antisipasi Resesi 2023, Erick Thohir: BUMN Siap jadi Pembeli Siaga Bahan Pokok

Erick Thohir menyatakan perusahaan-perusahaan pelat merah akan siaga membeli bahan pokok untuk menjaga stok dan kestabilan harga pangan pada 2023.